Pernah ngak, kamu sudah capek-capek ngeblog, kumpulin materi sana-sini, menulis artikel sampai satu harian, tapi kamu ngak bisa mastiin kalau artikel yang kamu tulis itu bakalan menarik perhatian pengunjung dan dibaca oleh pengunjung ?

Miriskan………. ?

Lalu, perbedaan seperti apa sih yang harus Kamu miliki dibanding jutaan blogger lain yang juga berharap mendapat perhatian dari para pembaca ?

Kita semua melakukan hal yang sama. Berusaha mendongkrak pengunjung artikel, share artikel di Twitter dan Facebook, meninggalkan komentar di blog yang populer – ini semua sudah menjadi rutinitas biasa.Tapi tetap saja kamu ngak mendapat perhatian, mereka anggap artikel yang kamu tulis itu omong kosong. Para pembaca sudah pernah mendengar yang seperti itu sebelumnya. Kamu ngak menawarkan sesuatu yang baru, jadi buat apa mereka menghabiskan waktu utnuk berkunjung ke blog kamu ?

Pertanyaan yang bagus. Tapi sialnya, Kamu ngak punya jawaban untuk masalah ini.

Kamu merasa seperti tersandung dalam kegelapan. Kamu ngak tahu apa yang bekerja dan apa yang ngak. Rasanya seperti bermain tebak-tebakan yang ngak akan pernah berakhir.

Lalu kamu memasukkan berbagai kata kunci di “google” untuk mencari jawabannya, masuk ke satu web, trus ke web yang lain….begitu selanjutnya, sampai kamu masuk ke blog in dan membaca artikel ini.

Oke, berikut ini mbah jabarkan beberapa hal yang seharusnya NGAK boleh kamu lakukan, supaya kamu menjadi seorang blogger sejati.

Ini dia daftar kesalahan yang membuat kamu menjadi blogger yang biasa-biasa saja :

1. Menyampaikan Sesuatu Dalam Bentuk Cerita

Orang-orang menyukai cerita, tapi bukan berarti kamu juga harus bercerita. Lho…kenapa ?, karena…jika kamu memang tidak berbakat untuk bercerita, maka ceritamu akan menjadi membosankan,  kecuali jika kamu memang terlatih untuk bercerita.

Jika kamu meragukan apa yang mbah bilang, cobalah gabung sama teman-teman kamu, ceritakan sebuah cerita kepada mereka dengan suara yang jelas agar setiap orang bisa mendengarnya.

Jika teman-temanmu berhenti berbicara untuk mendengarkanmu, maka kamu adalah seorang pencerita yang baik. Jika ngak, itu artinya kamu memang payah dalam bercerita.

Dan ketahuilah, faktanya, jarang sekali orang yang memiliki bakat bercerita. Kebanyakan orang-orang menyebalkan ketika menyampaikan sebuah cerita.

2. Merasa “Paling benar sendiri”

Begini…sebenarnya kamu sudah pernah mendapatkan panduan bagaimana membuat artikel yang bagus dan menarik banyak pengunjung. Tapi….karena ”keegoisan” kamu merasa teknik ini ngak pas…kayaknya kurang deh…atau kamu merasa terlalu idealis dan merasa bangga dengan membuat teknik kamu sendiri.

Lah…tahu dari mana mbah saya seperti itu ?

Karena semua orang pada awal membangun blog seperti itu…mbah juga dulu seperti itu. Jika kamu ingin berhasil menjalankan sebuah panduan atau teknik, maka pertamasekali kamu harus belajar, ikuti tekniknya dan lakukan sampai kamu fasih dan paham dengan teknik tersebut.

Jika kamu merasa bahwa teknik atau panduan tersebut ngak pas, bukan berarti panduan tersebut salah….tapi itu karena kamu yang salah menerapkannya, jadi terusalah berlatih sampai kamu mahir.

3. Langsung Membangun Pengikut Twitter / Facebook / Google+ / Pinterest / LinkedIn

Pemula biasanya akan berpikir seperti ini : “Mengapa sih pengunjung di blog saya ngak nambah-nambah…..? Mungkin karna gak ada pengikut di Twitter, Facebook, Google+, Pinterest, LinkedIn, dll”.

Begitu Kamu mulai mendapatkan beberapa pengikut, maka Kamu bisa mempromosikan blog mu, dan traffic pengunjung akan mulai mengalir dengan lancar, bebas dan mudah.

Salah besar.

Jejaring sosial itu penting, tapi tahukah kamu apa yang lebih penting lagi? Fokus.

Dengan membagi perhatian mu di banyak tempat yang berbeda, mbah jamin kamu bakalan lebih cepat gagal.

Saran mbah : abaikan semua jejaring sosial di awal. Tunggu sampai Kamu memiliki 1.000 pelanggan blog (melalui subscribe e-mail) sebelum kamu memutuskan untuk membangun pengikut lewat media social atau tempat lain.

4. Menulis Artikel Terlalu Pendek

Jika kamu pemula dalam dunia blogger, maka saran mbah, jangan menulis artikel pendek di bawah 1.000 kata. Usahakanlah untuk menulis artikel mnimal 2.000 kata.

Mengapa ?

Tiga alasan:

  1. Bagi pembaca, konten yang panjang dan memiliki mutu dan kualitas yang baik akan lebih berharga. Pengunjung lebih cenderung menandai (bookmark), membagikan, dan memberi tautan pada artikel yang panjang dan dalam.
  2. Kebanyakan blogger lain terlalu malas untuk menulis konten yang panjang. Jadi, jika Kamu mau berusaha untuk menulis artikel yang panjang, Kamu akan menonjol dan tampil beda.
  3. Google lebih menyukai konten yang panjang dan berbobot. Memberikan konten yang sesuai dengan keinginan google adalah pekerjaan yang cerdas

Intinya: berhentilah menulis konten yang pendek. Atau setidaknya selang-selingi blog kamu dengan artikel yang panjang.

5. Memberikan Tips, Saran atau Nasehat Yang Sudah Umum Didengar

Kamu sering memposting artikel berisi nasehat, tips atau saran yang sudah umum ?

Jika ya, maka ngak usah heran jika blog kamu minim pengunjung, tips yang sudah umum didengar itu sangat membosankan.

Pembaca sudah pernah mendengarnya berkali-kali, tanpa dibacapun mereka sudah tau apa isinya dan apa yang hendak disampaikan.

“Lha…jadi harus bagaimana dong….kan memang tipsnya seperti itu” Katamu.

Tanggapan mbah: ngak penting. Kamu boleh membahas semua tentang nasehat atau kebenaran apapun itu, tapi…..jika ngak ada yang mau mendengarkan kamu, maka itu ngak ada gunanya.

Jadi, berhentilah menulis tulisan yang ngak bakal dibaca oleh orang-orang.

Tips, nasehat atau saran yang sudah umum didengar itu membosankan

6. Terlalu Idealis dan Orisinil

Beberapa penulis blog juga sangat terobsesi untuk menjadi orisinil sehingga mereka ngak  menerbitkan tulisan apapun atau lama sekali baru menerbitkan sebuah konten.

Dan ketika mereka kebetulan menemukan ide yang masih orisinil, tulisan mereka menjadi sangat aneh dan asing bagi pembaca, sehingga menjadi sulit dipahami.

Kamu ngak perlu seperti itu, ingat…ngak ada sesuatu yang baru di bawah kolong langit ini :  temukan cara untuk membahas topik lama dari sudut pandang baru yang segar.

Cara ini jauh lebih mudah, dan minim risiko.

7. Terlalu Sopan atau Segan

Kamu menahan diri untuk tidak meminta pengunjung blogmu membagikan tautan karena khawatir mengganggu mereka atau kamu takut pengunjungmu tersinggung dan ngak balik-balik lagi ngunjungin blogmu ?

Sebagai blogger kamu kamu ngak perlu merasa sungkan, kamu sudah memberikan ide yang terbaik dalam kontenmu, maka kamu berhak untuk mendapatkan perhatian dari pengunjungmu.

Ngak usah sungkan, mintalah pengunjungmu untuk membagikan artikelmu, memberikan komentar atau apapun itu yang masih dalam batas yang wajar.

8. Baru Menulis “Ketika Sempat”

Kebanyakan orang, waktu untuk menulis hanya jika memiliki waktu kosong.

Biasanya, kamu memprioritaskan hal-hal yang penting dulu, pekerjaan, keluarga. Jika masih ada waktu kamu mengisi waktu untuk teman, bersantai dan jika masih ada waktu yang tersisa…baru kamu mulai menulis untuk blogmu.

Faktanya, karena kamu hanya menyisakan sedikit waktu untuk membuat konten…terkadang malah tidak sempat dan akhirnya terlupakan. Wajar kalau blog kamu ngak maju-maju.

Solusinya: jadwalkan terlebih dahlu. Jadikan menulis salah satu “hal penting” yang Kamu masukkan ke dalam jadawal harianmu.

9. Khawatir Tentang SEO

Kebanyakan bloigger sebelum membuat blog sudah takut duluan dengan SEO….SEO itu seperti hantu yang menyeramkan….

Kebanyakan orang ngeblog selalu bingung cara mendatangkan traffic pengunjung ke blog mereka. Temukan kata kunci yang kamu incar, promosikan konten secara gencar, dan beberapa bulan kemudian kamu akan mendapatkan lalu lintas pengunjung.

Benar ?

Salah.

Mendapatkan lalu lintas pengunjung dari mesin pencari bukan sekedar tentang kata kunci. Ini bukan tentang masalah promosi konten.

Blogging adalah tentang menciptakan sesuatu yang menakjubkan, sehingga setiap orang akan membahasnya dan membagikan konten tersebut.

Jika kamu memiliki blog yang beri konten yang menakjubkan, maka kamu ngak usah takut tentang SEO.

10. Membuat Banyak Blog

Menurut pendapat mbah, cukup sulit membangun blog yang populer jika kamu hanya meluangkan waktu kurang dari 10 jam seminggu. Jika Kamu ingin blogmu tumbuh dengan cepat, cobalah untuk bekerja paloing tidak 20 jam dalam seminggu.

Katakanlah Kamu memiliki dua blog. Jadi 2 X 20 = 40 jam seminggu kerja untuk menumbuhkan kedua blogmu dengan cepat.

Apakah Kamu bersedia untuk meluangkan waktu 40 jam seminggu ? Apakah waktu luangmu cukup untuk membesarkan kedua blog tersebut ?

Jika ngak, pilih blog yang paling penting buat kamu dan tinggalkan blog yang satunya.

Jika kamu tetap bertahan, itu artinya kamu ngak serius ngeblog, kamu cuma iseng-iseng saja. JAdi, ngak usah bingung kenapa blog kamu ngak maju-maju.

11. Mencari-cari Nama Domain yang Sempurna

Blog itu seperti makhluk hidup. Blog berevolusi dan berubah. Ngak usah pusing-pusing mencari nama domain yang sempurna, karena jika Kamu menemukan nama domain yang sempurna hari ini, setahun dari sekarnag, Kamu bakalan merasa ngak cocok lagi dengan nama itu, karena fokus blog kamu akan berubah.

Solusinya : pilih nama domain yang cukup bagus menurut kamu dan pakai saja langsung.

Kamu mungkin bilang, “Lha….ngak bisa gitu dong mbah, ntar nanti kalau saya merasa ngak cocok …kan pusing kalau harus ganti nama domain lagi”.

Betul, tapi kepala kamu bakalan 10 kali lebih pusing jika kamu ngak jadi-jadi membuat blog karna ngak menemukan nama domain yang sempurna.

Temukan nama domain yang cocok, langsung daftarkan….lanjut ngeblog.

12. Terlalu “Sok Intelek”

Kamu punya domain dengan nama yang intelek ? Judul postingan dengan basaha intelek ? Konten yang berisi bahasa-bahasa ilmiah tingkat dewa ?

Mungkin kamu berbuat begitu agar orang-orang yang memabaca blogmu beranggapan kamu orang yang “smart”.

Saran mbah, ngak usah “sok intelek”. Ngak semua pengunjung blog kamu orang bodoh atau awam, mungkin mereka akan paham apa maksud konten yang kamu buat setelah membacanya beberapa menit.

Tapi ingat, kita tinggal di dunia yang sangat “terburu-buru”, orang-orang ngak punya banyak waktu hanya untuk menterjemahkan maksud dari artikel yang kamu tulis. Ada triliunan blog di luar sana yang menyajikan konten dengan bahasa yang lebih mudah untuk dipahami tanpa perlu berpikir keras untuk memahami maksud dari tulisannya.

Jangan membuat orang kesulitan untuk memahami blogmu, buatlah konten yang mudah dipahami, jadi…besok-besok mereka akan kembali lagi membaca blog kamu.

13. Mencoba Menjadi Seperti Dewi Lestasi, Andrea Hirata atau Mas Darmawan dari PanduanIM.com

Kebanyak pemula akan selalu terobsesi untuk meniru para penulis atau blogger yang sukses.

Lha….emangnya kenapa mbah ?

Gpp…Anggap saja seperti ini. Katakanlah Kamu pemain sepak bola amatir.

Lalu…kamu dan mbah menonton pertandingan sepak bola piala dunia dan tiba-tiba mbah mendorong kamu masuk ke lapangan untuk bermain, ke tengah para pemain professional, nah…coba kamu bayangkan apa jadinya kamu ditengah lapangan itu ?

Jawabannya gampang : Kamu akan terlihat seperti orang tolol. Orang-orang itu adalah orang-orang yang sevara genetic sangat berbakat bahkan telah mempersiapkan seluruh hidup mereka untuk melakukan pertempuran dengan manusi-manusia lainnya yang sama-sama memiliki bakat secara genetik.

Sebagai pemula, Kamu ngak akan pernah bisa melakukan apa yang mereka lakukan, ngak peduli seberapa keras Kamu mencoba walaupun kamu berusaha sampai mati.

Hal yang sama dengan Dewi Lestari, Andre Hirata atau Mas Darmawan, mereka memiliki bakat dan kemampuan yang ngak biasa. Dengan kata lain, mereka sangat berbakat sehingga bisa melakukan hal-hal yang ngak dimiliki orang lain.

Jadi, berhentilah mencoba untuk meniru-niru mereka. Kamu ngak memiliki bakat seperti itu, dan jika Kamu melakukannya, kamu akan terlihat seperti orang tolol.

14. Menunggu sampai Kamu merasa “Mood”

Kamu merasa lelah atau frustrasi dan Kamu berpikir, “Saya ngak akan pernah bisa menulis seperti ini. Saya akan berhenti dan kembali saat sudah mendapat “mood” yang lebih baik. ”

Faktanya ?

Kamu sebenarnya menunda-nunda karena malas, Kamu takut betapa sulitnya mengekspresikan pikiranmu, dan Kamu menggunakan emosimu sebagai alasan untuk berhenti.

Mbah bisa paham, terkadang menulis memang membutuhkan “mood” yang pas. Tapi…penulis yang bagus tidak selalu bekerja berdasarkan “mood”.

Penulis yang bagus itu akan tetap menulis.

Ngak masalah apakah mereka lelah. Ngak masalah jika mereka mengalami perceraian. Ngak masalah jika anak-anak mereka menjerit. Ngak masalah apakah mereka sakit dan sekarat di rumah sakit.

Ngak masalah jika teroris menjatuhkan bom nuklir ke kota mereka.

Mereka tetap menulis.

15. Terlalu Memusingkan dan mengutak-atik Tema WordPress

Ini mirip dengan mencari nama domain yang sempurna. Kamu ngak akan pernah menemukan tema blog yang sempurna, jika hari ini kamu suka dengan satu tema…besok kamu bakalan ngak suka lagi.

Jadi, pilihlah tema blog yang cukup bagus dan lanjutkan bisnismu.

Pilih tema blog dalam 15 menit saja. Ngak usah lama-lama.

16. Menunggu Sampai Kamu Mendapatkan Bantuan Untuk Membuat Blogmu

Kamu butuh desain grafis, programmer spesialis wordpress untuk membantu melengkapi suatu bagian di blog kamu.

Stop menunggu berlama-lama, jika kamu ingin blog kamu segera bertumbuh jangan pernah menunggu siapa pun.

Kebanyakan pemula akan selalu berkutat untuk gonta-ganti tema, ingin menambahkan atau mengurangi suatu bagian dari tema blog….

Bukannya mbah bilang itu ngak berguna…mungkin berguna…tapi itu ngak penting, apalagi jika kamu sampai harus berhenti membuat konten hanya untuk menunggu tema blog kamu selesai dikerjakan.

17. Menggunakan Hosting Gratis (Atau Murah) untuk Blog Kamu

Ada harga, ada rupa…kebanyakan blogger di Indonesia masih bermental gratisan (maaf…..tapi itu kebenarannya).

Jika kamu ingin menjadi blogger atau pebisnis handal maka kamu harus memiliki mindset fighting (berjuang), bukan mindset murahan, gratisan atau minta-minta.

Ungkapan “Ada harga…ada rupa” bukanlah jargon omong-kosong….kamu mendapatkan sesuai dengan apa yang kamu bayar.

Begitu juga dengan hosting yang kamu gunakan……

Pada beberapa masa ke depan, Kamu pasti akan memiliki masalah dengan blogmu.

Bisa saja blogmu kena hacking atau menjadi lambat atau hilang begitu saja secara misterius, dan Kamu ngak tahu apa yang harus dilakukan.

Jika Kamu menggunakan hosting gratis atau murah, maka semuanya menjadi urusan kamu sendiri, dan Kamu harus menghabiskan waktu beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu untuk mengetahui di mana masalahnya.

Sampai kamu menyadadri betapa pelit dan bodohnya kamu, karena apa yang kamu hemat ngak sebanding dengan kerugian yang kamu alami.

Gunakanlah hosting yang menawarkan fasilitas yang tepat dengan harga yang pas. Jangan terlalu perlit jika kamu ingin maju. Harga hosting yang kamu bayar akan setara dengan layanan yang kamu dapatkan.

Ngak ada makan siang yang gratis mas….kencing aja bayar…. 🙂

18. Bangun Daftar Pelanggan Menggunakan Fasilitas Rss

Dukungan terhadap RSS akan segera berakhir.

Para Blogger yang bijak sudah lama berhenti bergantung pada layanan ini sejak lama. Sebagai gantinya, ajaklah pembaca untuk berlangganan artikel melalui email.

19. Mempublikasikan Konten Hebat – di Tempat yang Salah

Apakah konten yang bagus itu penting?

Tentu saja iya…

Haruskah Kamu membuat konten bagus sebanyak yang Kamu bisa?

Benar.

Tapi haruskah kamu mempublikasikannya di blog kamu sendiri sekarang?

Kemungkinannya ngak.

Kenapa ? Karena blog kamu belum memiliki pengunjung tetap, Pidato Soekarno yang legendaries ngak akan ada artinya jika Soekarno membacakannya di lapangan kosong dan tidak ada satu manusiapun mendengar.

Konten yang bagus juga bekerja dengan cara yang sama. Sebelum Kamu memiliki pengikut, mempublikasikannya di blogmu sendiri adalah pemborosan waktu.

Sebelum Kamu memiliki pengikut.

Sebaiknya Kamu mempublikasikan kontemu sebagai guset blog. Menumpang di blog yang sudah memiliki banyak pengikut dan gunakan untuk menyalurkan pembaca dari blog tersebut untuk menjadi jalan ke blog kamu dan mendaftar jadi pengikut blog kamu.

Kemudian, setelah Kamu memiliki sekelompok kecil pengikut yang loyal, perbanykalah konten bagus di blog kamu.

20. Menyerah

Setelah membaca semua kesalahan yang dilakukan oleh blogger pemula ini, Kamu mungkin merasa seperti, “Oke…aku memang tidak berbakat, jadi lebih baik berhenti saja ngeblog…sepertinya berat sekali untuk menjadi seorang blogger. ”

Seharusnya kamu ngak nyerah dulu. Inilah alasannya:

Mbah, kamu dan kita semua tidak ada yang langsung ahli, semuanya kacau.

Mbah juga membuat kesalahn, kamu membuat kesalahan…kita semua membuat kesalahan…ngak ada yang sempurna…

Kita lahir dan ngak ada yang langsung bisa berjalan dan berlari…kita semua sama-sama belajar merangkang dulu sebelum bisa berjalan dan berlari….dan sebelum itu..kita harus merasakan berulang-ulang jatuh bangun ketika belajar berjalan atau berlari.

Faktanya….kita semua berhasil melaluinya….

Kita belajar dari setiap kegagalan. Kita mendapat saran dari orang pintar. Sampai akhirnya kita mengusai suatu keahlian.

Coba kamu mendengarkan dari blogger populer lainnya, dan Kamu akan mendengar cerita yang sama. Berulang-ulang.

Ini bukan kebetulan. Memang begitulah cara kesuksesan bekerja. Kamu tetap bertahan dan belajar.

Jika Kamu masih melakukan kesalahan, itu artinya kamu masih berada di tahap awal perjalanan.

Jangan menyerah dulu, lakukan yang terbaik untuk belajar dari mereka, dan jangan sekali-kali kehilangan kepercayaan pada diri Kamu sendiri.

Kamu bisa melakukan ini.

Ngak ada yang salah dengan kamu

Kamu hanya perlu.

Bertahan, kemudian……

Lanjut terus berjuang dan belajar….

3 KOMENTAR

    • Hehehehe….itu sebenarnya marah ama diri sendiri, karena dulu waktu masih muda suka begitu….pengen ngeblog santai tapi trafik langsung ribuan sekali posting artikel…

      Makasih juga gan udah mampir ke blog mbah WP..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here