Selama beberapa tahun terakhir, Instagram telah menjadi senjata pemasaran yang hebat untuk para pebisnis online.

Biarkan angka-angka berbicara sendiri: Aplikasi ini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan, 80% pemakai mengikuti setidaknya 1 akun bisnis, dan 60% orang menemukan produk di Instagram.

Seiring dengan meningkatnya permintaan/transaksi untuk bisnis online di Instagram, aplikasi ini berbenah dan membuat belanja dalam aplikasi lebih mudah dengan memperkenalkan fitur khusus untuk bisnis seperti Instagram Checkout, tombol Shop pada profil bisnis, tag dan stiker produk, dan promosi iklan Instagram untuk menghasilkan penjualan.

Karena semua alasan inilah, semakin banyak merek menggunakan Instagram sebagai mesin penjualan.

Contoh kasus: Merek pakaian olah raga Gymshark menggunakan Instagram untuk promosi bisnis online mereka, dan selalu memberikan hasil yang memuaskan.

Setelah meluncurkan produk baru mereka “Flex”, perusahaan menjalankan iklan di Instagram Stories dengan tautan yang dapat diklik untuk mendorong kunjungan web untuk menghasilkan penjualan.

Ingin Meledakkan Bisnis Online Lewat Instagram ?
Aplikasi Mbah WP ini akan mebantu Anda. Dilengkapi dengan auto follow, auto unfollow, auto DM, auto coment, auto like dan analizer Instagram + proxy gratis.

Akan membantu meledakkan jumlah follower dan maksimalkan profit bisnis online lewat manajemen akun Instagram

2019 (C) mbahwp.com

Dalam seminggu menjalankan iklan di Instagram, produk ini membuat lebih dari 2.400 penjualan, mencapai pengembalian 9x dari biaya iklan.

Mujarab sekali bukan ? Uang Anda tidak akan terbuang sia-sia.

Bagaimana dengan Anda ? Sudah merasakan gurihnya trafik dari Instagram ?

Tetapi sebelum Anda terjun, Anda perlu tahu apa yang dilakukan merek-merek sukses ini untuk meningkatkan penjualan tersebut.

Berikut adalah 4 pelajaran utama dari 12 merek teratas yang dapat membantu Anda yang tertarik mempelajari cara menggunakan Instagram untuk bisnis online.

Pelajaran # 1: Orang-orang Membutuhkan Bukti Sosial Sebelum Melakukan Pembelian

Sebagai pemilik merek atau pemasar, Anda tahu apa yang membuat produk Anda berbeda dari produk lain di pasar, dan Anda siap untuk membuat daftar fitur dan manfaatnya, menjalankan iklan berbayar, dan memamerkannya dari berbagai sudut.

Meskipun kedengarannya bagus, namun tidak cukup untuk mengubah pengikut Anda menjadi pelanggan.

Faktanya, orang ingin membaca tentang pengalaman pelanggan lain sebelum melakukan pembelian: 95% pembeli online membaca review online, 97% setuju bahwa review memengaruhi keputusan pembelian, dan 82% konsumen menganggap review yang dibuat pengguna itu berharga.

Singkatnya, semakin banyak pelanggan yang bahagia karena membeli produk Anda, semakin banyak pembeli baru yang bisa Anda peroleh.

Jadi, Anda perlu memanfaatkan bukti sosial dalam upaya pemasaran Anda.

Inilah cara menambahkan bukti sosial di Instagram.

Berkolaborasi dengan Influencer/Selebgram

Pelanggan modern sangat membutuhkan originalitas/keaslian. Mayoritas promosi pemasaran yang dilakukan oleh influencer/selebgram terlihat sangat organik, sehingga orang mempercayainya.

Dengan demikian, influencer membantu membangun hubungan yang bermakna dengan konsumen: 82% pemasar percaya bahwa promosi pemasaran lewat influencer membawa pembeli; 60% konsumen dipengaruhi oleh posting media sosial atau ulasan di blog; nilai pasar influencer Instagram di seluruh dunia diperkirakan 2,38 miliar dolar AS pada 2019.

Karena pelanggan lebih mempercayai pendapat dari panutan mereka (selebgram) dibandingkan penjelasan produk dalam bentuk konten yang Anda posting, jadi, sangat penting bagi perusahaan bisnis online untuk bekerja sama dengan influencer ini.

Misalnya, J.Crew bekerjasama dengan Melanie Elturk, blogger mode populer dan CEO Haute Hijab.

Dalam kerjasama mereka, Melanie membuat postingan dengan menampilkan barang-barang J.Crew.

Melanie sendiri memiliki lebih dari 235ribu pengikut, di sini perusahaan J. Crew dapat memasuki komunitas pecinta mode yang sudah mapan yang sesuai dengan target pasar mereka.

Sementara itu, J. Crew juga telah memposting gambar yang sama di profil bisnis mereka, mereka menunjukkan kepada pengikut dan pengunjung bahwa blogger fasion (Melanie) memilih dan menggunakan merek mereka.

Hasilnya, membantu membangun kredibilitas merek mereka.

Posting Konten yang Dibuat Pengguna

Salah satu tren di bisnis online adalah konten buatan pengguna (User Generated Content/UGC): 85% orang berpendapat UGC lebih berpengaruh daripada konten tentang merek, dan 64% pembeli potensial secara aktif mencari UGC sebelum membuat keputusan untuk membeli.

Ketika sebuah perusahaan membagikan gambar yang dibuat oleh pengguna, ini merupakan sebuah pernyataan bahwa produk tersebut memang dibutuhkan oleh orang-orang.

Akan lebih baik lagi jika, postingan gambar tersebut terlihat original (tidak sedang dibua-buat/akting untuk tujuan promosi), karena gambar berfokus pada klien, bukan produk.

Sederhananya, doronglah pengikut Anda untuk membuat foto untuk memberikan bukti social bahwa produk Anda layak untuk dibeli.

Foto dari pengguna bukan sekedar menampilkan produk, pamer produk kepada orang lain, tetapi juga menunjukkan cara kerja produk Anda.

Contohnya, mari kita lihat GoPro. Perusahaan Go Pro mendorong pelanggan untuk membagikan video dan gambar terbaik yang mereka pernah abadikan ke akun Instagram mereka.

Bagi pengguna Go Pro, ini adalah cara yang keren untuk menyebarkan karya mereka ke 15 juta pengikut akun Go Pro.

Bagi Go Pro sendiri, ini merupakan kesempatan untuk memberikan bukti sosial kepada orang lain bahwa produk mereka dipakai oleh banyak orang di luar sana.

Bagikan review dan umpan balik

Pelanggan memiliki seribu alasan dan pertimbangan ketika hendak membeli sebuah produk, dan biasanya akan semakin sulit membuat pilihan sampai mereka perlu untuk membaca review dari pembeli sembelumnya.

Dengan ramainya media sosial, pengguna memiliki kesempatan untuk membagikan pendapat dan keyakinan mereka secara individu dalam suatu komunitas tanpa merasa terganggu.

Terlebih lagi, manusia adalah makhluk sosial, sehingga mereka ingin memberi tahu orang lain tentang pengalaman mereka untuk membantu calon pembeli lain membuat keputusan pembelian yang tepat.

Pada saat yang sama, mayoritas calon pembeli akan mencari review online untuk belajar dari pengalaman pembeli sebelumnya.

Review online adalah bukti social juga, jadi jika Anda mencoba menjual barang di Instagram, sangat penting untuk membagikan review dari pelanggan Anda.

Contoh kasus pada bisnis “Frank Body”, sebuah perusahaan yang menawarkan berbagai produk perawatan kulit berbasis kopi.

Dengan banyaknya produk sejenis di pasaran, Frank Body harus membuat pengunjung memahami apa yang membuat perusahaan ini berbeda dari pesaing lain.

Untuk melakukan itu, perusahaan membuat Sorotan Cerita (Stories Highlights) untuk mengelompokkan hasil review dari majalah dan akun media sosial pelanggan.

Ketika Anda menunjukkan review kepada pelanggan, Anda membuktikan bahwa perusahaan Anda dapat dipercaya.

Tidak peduli siapa pelanggan potensial Anda, apakah pengikut Instagram Anda atau pengunjung baru, orang tersebut harus dapat segera melihat review dan komentar dari pembeli sebelumnya, untuk memutuskan apakah produk Anda layak untuk dibeli.

Kuncinya: Bukti sosial adalah cara untuk memastikan kepada pelanggan bahwa perusahaan (dan produk) Anda dapat dipercaya dan populer di antara pengguna lain.

Pelajaran # 2: Ikuti Tren Untuk Meredam Keramaian

Dengan lebih dari 25 juta akun bisnis di Instagram, memiliki produk yang bagus tidaklah cukup untuk menarik minat pelanggan.

Untuk tetap terlihat ditengah keramaian seperti ini, penting untuk mengetahui minat dan niat pengguna.

Apa solusinya ? Trend !

Mengetahui (atau bahkan memprediksi) tren, membantu untuk melihat sebelum orang-orang dapat melihat trend tersebut.

Ketika Anda mengikuti trend di Instagram, Anda dapat menggunakannya untuk keuntungan Anda, para pebisnis online papan atas biasanya memahami hal ini.

Gunakan Postingan Story (Cerita)

Konten di Instagram terus berkembang — dari gambar yang hanya berupa foto biasa, Anda harus memahami konten seperti apa yang terbaik untuk target pasar Anda.

Menurut penelitian terbaru, lebih dari 500 juta akun menggunakan Insta Story setiap hari.

Ini berarti meningkatnya permintaan untuk konten yang berumur pendek. Meskipun Insta Story hanya bertahan 24 jam saja, namun Anda tetap harus memanfaatkan trend ini.

Gunakan fasilitas Insta Story dengan cara yang berbeda: seperti, memamerkan produk, mengajari pelanggan cara menggunakan produk Anda, mengumumkan peluncuran produk, menawarkan diskon terbatas waktu, dan banyak lagi.

Jalankan Promosi Iklan Menggunakan Video Vertikal

Perilaku konsumen selalu berubah. Misalnya, pelanggan modern lebih suka menonton video vertikal dan bukan video horizontal, sebagaimana mereka memegang smartphone mereka.

Jaga pelanggan Anda, dan mereka akan memilih produk Anda.

Berikut ini salah satu contohnya: Pada tahun 2017, merek Michael Kors ingin memberi tahu pemirsa milenial tentang jam tangan baru Michael Kors Access, sehingga perusahaan menargetkan wanita muda dengan Instagram Story khusus yang panjangnya bervariasi, menghasilkan peningkatan pembelian 24x  dibanding iklan dan 8,8x peningkatan kesukaan.

Marketing Michael Kors dapat memprediksi kenaikan konten video vertikal, sehingga mereka melibatkan audiens target dan mengungguli pesaing.

Berkomunikasi Melalui Pesan Langsung (DM)

Pada tahun 2018, Instagram meluncurkan berbagai fitur untuk meningkatkan komunikasi melalui pesan langsung.

Sekarang, Anda bisa mengirim GIF, pesan suara, berbagi Cerita atau posting, dan bahkan melakukan obrolan video — ini berarti potensi pemasaran yang sangat besar bagi perusahaan yang ingin berjualan melalui aplikasi ini.

Ketika Anda mendapatkan pertanyaan dari pengunjung tentang produk Anda, maka And adapt dengan mudah menghubungi mereka melalui fasilitas DM.

Jika Anda adalah pebisnis besar, kemungkinan Anda akan mendapatkan banyak pesan langsung setiap hari, jadi sangat penting untuk memastikan pesan-pesan ini tidak terkubur di kotak masuk.

Sangat penting untuk membalas pertanyaan setelah Anda mendapatkannya, dan cara terbaik adalah melakukannya tanpa menghabiskan banyak waktu.

Anda dapat memanfaatkan fasilitas DM untuk menjawab pertanyaan yang sering diajukan, memberikan dukungan pelanggan, atau berterima kasih kepada pengikut karena telah bergabung dengan komunitas Anda.

Kesimpulan: Instagram meluncurkan lebih banyak fitur, sehingga kebutuhan pengguna juga ikut berubah.

Mengikuti tren adalah cara yang terbukti untuk memberikan pengikut Anda apa yang mereka inginkan, sehingga Anda dapat membawa bisnis Anda ke tingkat yang lebih baik.

Pelajaran # 3: Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik Menghasilkan Lebih Banyak Penjualan

Apa pun bisnis yang Anda jalankan, sangat penting untuk memastikan pelanggan Anda mendapatkan pengalaman positif dari setiap pelayanan yang Anda berikan.

Instagram sebenarnya bukanlah aplikasi jual beli, selama bertahun-tahun aplikasi ini digunakan untuk berbagi foto, jadi tidak semua pelanggan terbiasa membeli di Instagram.

Pengalaman pelanggan yang baik berarti kepuasan pelanggan, yang berarti lebih banyak penjualan dan lebih banyak pendapatan.

Secara keseluruhan, profil Anda harus dioptimalkan untuk bisnis jika Anda ingin berjualan di Instagram.

Pamerkan Produk Anda

Saat berbelanja online, pelanggan dapat menghemat waktu dan uang.

Namun, masalah utama bagi pembeli online adalah mereka tidak dapat melihat atau mencoba produk secara fisik sebelum membeli.

Jadi, sulit untuk mengatakan apakah produk itu cocok atau tidak.

Meskipun ini menjadi kesulitan bagi pelanggan, pebisnis online kelas atas biasanyatahu cara mengatasi masalah ini.

Memamerkan produk penting. Semakin banyak detail penjelasan yang Anda berikan, semakin baik pemahaman pelanggan tentang produk Anda.

Saat ini, Anda dapat mengambil foto produk dari berbagai sudut dan mengunggah postingan dengan banyak foto atau video.

Begini cara Adidas Originals menunjukkan strategi ini dalam tindakan mereka:

Seperti yang Anda lihat, Adidas memposting beberapa foto untuk memperkenalkan YEEZY BOOST 700 SALT, memamerkan sepatu kets dari semua sisi dan termasuk posting multi-gambar untuk memberikan detail spesifik.

Ini membantu mereka yang tertarik mempelajari lebih lanjut tentang item tersebut bahkan sebelum mereka membeli sepatu ini.

Jadikan Navigasi Lebih Mudah

Waktu baru mulai menggunakan Instagram, postingan Anda masih sedikit, mudah bagi pengunjung untuk melihat setiap pos. Anda tidak perlu navigasi, dan itu masuk akal.

Tetapi untuk bisnis besar (atau lebih berpengalaman), navigasi sangat penting. Mengapa? Karena pengikut Anda akan melihat begitu banyak postingan untuk menemukan apa yang mereka cari.

Untuk meningkatkan pembelian, Anda perlu menyederhanakan proses pembelian. Semakin mudah menemukan produk, semakin banyak orang akan membeli.

Terimakasih buat Story highlight, merk Lululemon dapat memberikan pengalaman berbelanja yang positif kepada pelanggannya — semua bagian dikelompokkan menjadi Story Highlight, sehingga pengunjung dapat berpindah-pindah dari Story yang satu ke yang lain untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Pengunjung Anda tidak perlu repot-repot melihat produk apa yang baru diantara 2.600 postingan instagram Anda.

Cukup klik Story highlight “Apa Yang Baru”, dan tinggal menonton Story yang ada. Keren kan !!

Perhatikan bahwa ada banyak cara untuk mengatur story highlight, semuanya tergantung pada kreativitas Anda: Anda dapat memposting produk terbaru, atau sedang dalam diskon, atau produk-produk terlaris.

Cobalah untuk menebak kebutuhan pelanggan potensial Anda, prediksi apa yang menjadi permintaan mereka, dan buatlah story highlight untuk yang memenuhi kebutuhan tersebut !

Optimalkan Fitur Pembelian Dalam Aplikasi

Semakin banyak fitur bisnis yang muncul di Instagram, sehingga memudahkan pengguna untuk berbelanja melalui media sosial ini — tidak hanya dapat menemukan produk dalam aplikasi, tetapi juga dapat membeli barang di aplikasi.

Bagi pemilik bisnis, ini berarti potensi penjualan yang sangat besar: cara ini hemat biaya dan cepat untuk mengubah pengikut menjadi pembeli. Menurut laporan oleh Gartner L2, 66% merek telah menggunakan fitur social commerce.

Dan bagian terbaiknya adalah Instagram menawarkan banyak cara untuk meningkatkan proses pembelian, dan memberi pengguna pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Caranya adalah dengan menggunakan fitur bisnis seperti yang dilakukan GAP Kids.

Apakah Anda seorang pengikut atau pengunjung baru, pada akun GAP Kids, sangat mudah untuk membaca tentang akun (bio-perusahaan), menemukan info kontak perusahaan, menemukan pakaian anak-anak, dan mempelajari lebih lanjut tentang barang-barang (deskripsi dan harga) dengan bantuan tag :

Terlebih lagi, perusahaan tahu bahwa pengunjung suka melihat Insta Story, mereka juga memposting Insta Story dengan stiker produk — memungkinkan pengikut untuk mengetuk ikon keranjang belanja dan membaca lebih lanjut tentang produk sambil menonton Story:

GAP Kids adalah contoh yang baik dari bisnis yang menjual dalam aplikasi: Tidak perlu banyak usaha atau waktu untuk menyelesaikan pembelian.

Jadi, untuk mengubah Instagram menjadi mesin penjualan yang hebat, hal-hal berikut dapat membantu:

  • Tambahkan tombol aksi ke bio Anda (Beli Sekarang)
  • Masukkan tautan/link toko online di bio
  • Gunakan tag yang dapat di klik untuk membeli produk
  • Sertakan stiker produk dalam Instagram Story

Jika Anda ingin pengikut Anda membeli produk Anda di Instagram, pikirkan kebutuhan mereka dan cobalah untuk membuat proses transaksi lebih mudah dan sederhana.

Gunakan fitur e-commerce Instagram untuk membantu.

Kesimpulan : Banyak bisnis yang menawarkan produk yang sama, buatlah produk Anda menjadi berbeda dari segi pelayanan kepada pembeli.

Jika pembeli Anda mendapatkan pengalaman yang positif, kemungkinan besar orang akan memilih produk Anda daripada ratusan pesaing di pasar.

Pelajaran # 4: Dengarkan Pelanggan Anda — di Instagram

Apa pun bisnis yang Anda miliki, sangat penting untuk mengetahui semuanya tentang pelanggan potensial Anda.

Semakin Anda memahami target Anda, semakin baik untuk bisnis Anda. Dan Instagram adalah tempat yang sempurna untuk mengumpulkan semua respon dari pelanggan: 80% dari posting media sosial didedikasikan untuk diri kita sendiri, pendapat dan keyakinan kita.

Bagi sebuah bisnis, ini adalah sumber pendapat konsumen yang sempurna, jadi tidak heran bisnis online besar pasti memperhatikan respon, komentar pelanggan mereka dan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Berikut adalah 3 cara untuk mengumpulkan komentar dari pelanggan.

Social Media Monitoring dan Listening

Pada tahun 2019, pembeli sangat membutuhkan komunikasi dengan pebisnis, dan ketika mereka mengatakan sesuatu tentang bisnis Anda secara online, mereka mengharapkan respon dari Anda.

Dengan demikian, bisnis Anda harus memantau dan menderngarkan apa komentar pelanggan di media social, kemudian memberikan respon atas komentar tersebut.

Sebagai contoh, perusahaan ASOS memiliki sejumlah besar pelanggan yang membagikan pemikiran mereka secara online, dan ini berfungsi sebagai petunjuk bagi para pemasar.

Setelah orang-orang mulai membahas perlunya diskon, ASOS tidak bisa mengabaikan permintaan untuk itu dan perusahaan membuat kode promo untuk para penggemarnya:

Contoh di atas membuktikan bahwa pelanggan dapat menandai merek Anda atau tidak. Jika mereka menandai (tag) produk, Anda mendapat pemberitahuan sehingga mudah untuk mengambil tindakan.

Tetapi jika mereka tidak melakukannya, perlu waktu dan upaya untuk menemukan apa yang orang katakan tentang bisnis Anda.

Baca Komentar

Salah satu alasan utama untuk membaca komentar pengikut adalah kesempatan untuk menemukan (dan menyelesaikan) masalah pelanggan Anda.

Ini adalah cara untuk tidak hanya merawat pelanggan Anda tetapi juga meningkatkan produk atau layanan Anda.

Selain itu, menjaga pelanggan membantu untuk mendapatkan kepercayaan dan loyalitas, dan, oleh karena itu, menarik lebih banyak klien.

Ketika Nike memperkenalkan sepatu Nike Epic React baru, perusahaan mengklaim bahwa sepatu itu lebih tahan lama, sehingga orang ingin mencoba model ini.

Namun, ternyata sepatu itu bisa menyusut, menurut salah satu komentar di Instagram.

Meskipun sulit untuk membuktikan bahwa kualitas sepatu itu rendah, penting untuk menyelesaikan masalah sebelum menyebar kemana-mana:

Jika perusahaan tidak bereaksi terhadap komentar tersebut, informasi tersebut akan menyebar di antara calon klien yang memantau media sosial sebelum membuat keputusan pembelian.

Dengan kata lain, itu bisa berdampak negatif pada penjualan.

Gunakan Jajak Pendapat (Polling) Instagram Stories

Jika Anda percaya bahwa media sosial bukan tempat terbaik untuk melakukan riset pasar, kami punya kabar buruk untuk Anda saat itu.

Karena orang senang membagikan pemikiran mereka secara online, tidak heran aplikasi Instagram juga meluncurkan fitur untuk memahami pemakai dengan lebih baik.

Misalnya, Instagram memiliki poling dan stiker pertanyaan yang memungkinkan pengguna memilih dari dua pilihan atau memberi tahu lebih banyak dengan pertanyaan terbuka.

Secara keseluruhan, jajak pendapat (polling) membantu Anda memahami pengikut dengan lebih baik dan memberikan mereka informasi yang lebih berharga sehingga Anda dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, Insta Story umurnya hanya 24 jam, jadi cara ini terbukti bisa mendapatkan hasil dengan cepat.

Dengan bantuan jajak pendapat dan pertanyaan Instagram Stories, Sephora menanyakan apa yang ingin dibaca pelanggan dari produk tersebut, dan tidak perlu banyak waktu, konten ini menarik minat para pengikut dan memenuhi kebutuhan mereka:

Kesimpulan : Instagram adalah sumber informasi berharga yang datang langsung dari pelanggan Anda yang tahu apa yang mereka inginkan dari bisnis Anda dan apa yang menjauhkan mereka dari membeli produk Anda.

Dengarkan pelanggan, pelajari mereka, dan tingkatkan produk Anda agar cocok dengan target audiens Anda.

Pelajaran Mengenai Bisnis Online di Instagram : Kesimpulan

Sebagai salah satu aplikasi media sosial yang tumbuh paling cepat, Instagram telah menjadi pasar bisnis online yang penting bagi perusahaan yang ingin berjualan pada aplikasi tersebut; terbukti dengan besarnya jumlah produk yang promosi dan berjualan di Instagram.

Jika Anda sedang memulai sebuah bisnis online dan mencoba berpromosi di Instagram, maka cara terbaik untuk ikut sukses adalah dengan belajar dari bisnis online lain yang sudah terlebih dahulu sukses di Instagram.

Layanan Email Marketing, Gratis!
2019 (C) Mbah WP.
Gratis untuk 1.000 Subcriber
Plugin PopUp Premium Gratis
Gratis Selamanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.