Setiap orang pasti pernah berbuat kesalahan, penulis web yang berpengalaman pun melakukan kesalahan.

Untuk itu dalam panduan kali ini, kita akan membahas 9 tip menulis konten web yang menggoda dan membujuk pembaca.

Saat menulis koten di web, siapa yang kamu pikirkan?

Biasanya, pemilik web selalu membayangkan bahwa pengunjung mereka pastilah membaca artikel yang mereka tulis sampai selesai, kemudian segera mengklik link Call To Action.

Biasanya sih begitu….

Kebanyakan pemilik web beranggapan bahwa pengunjung web mereka adalah orang baik-baik, penurut, gemar menabung dan suka membaca.

Dalam benak pemilik web biasanya seperti ini “Tulis aja deh…ini keren kok kontennya…pasti dibaca…bodoh banget kalau ngak dibaca”

Kenyataannya ini salah. Salah besar karena menulis sebuah konten di web ngak sama dengan tulisan dalam buku.

Lah…bedanya di mana ?

Tulisan di web itu biasanya dibaca secara cepat (scan) atau sekedar dilirik, lihat mana bagian yang penting, tidak di baca semua.

Beda banget dengan buku, yang memang dari awal sudah diniatkan untuk dibeli. Pasti di baca…

Setiap pengunjung web mencari informasi atau produk. Mereka membuat keputusan yang cepat tanpa berpikir.

Lalu, bagaimana caranya agar kamu bisa membujuk pengunjung webmu agar membaca seluruh konten sampai selesai ?

Mari mbah jelaskan …

Sudah siap?

1. Perlakukan Pengunjung Webmu Seperti Hewan Yang Kelaparan

Setiap pengnjung web kamu adalah hewan buas yang kelaparan.

Mereka mencari informasi atau memang bertujuan membeli produk – mirip seperti hewan buas yang sedang berburu makanan.

Ketika seekor singa mengendus jejak aroma mangsa, dengan cepat dia akan putuskan:

  1. Apakah jejak aroma akan menghasilkan makanan enak?
  2. Dan apakah buruan itu mudah ditangkap?

Pengunjung web Kamu mempertimbangkan dua hal yang sama:

  1. Apakah web kamu menawarkan apa yang mereka cari?
  2. Dan bisakah mereka menemukannya dengan mudah?

Seekor singa yang kelaparan ngak suka menghabiskan waktu berlama-lama hanya untuk mengejar buruan.

Pengunjung web kamu juga seperti itu, mereka ngak suka berlama-lama berkeliling melihat-lihat webmu hanya untuk mencari produk yang mereka inginkan.

Mereka mau mendapatkannya dengan cepat.

Sama seperti singa membuat keputusan cepat, pengunjung webmu juga akan memutuskan dengan cepat apakah webmu berguna atau tidak.

Jadi, jika webmu terlalu rumit dan terlalu banyak pilihan untuk dipilih, mereka akan segera meng-klik tombol back atau close dan melihat web lainnya.

Mereka ngak peduli apakah informasi atau produk yang mereka cari ternyata memang ada di web kamu. Mereka ngak mau tahu, intinya…rata-rata pengunjung web selalu membuat keputusan yang cepat.

Okelah mbah, nahh…sekarang pertanyaannya, jika rata-rata pengunjung web Cuma ngelirik-lirik aja, gimana dong caranya supaya kita bisa menunjukkan konten yang kita tulis ?

2. Letakkan Informasi Terpenting Terlebih Dahulu

Menulis untuk web tidak sama dengan menulis esai, makalah atau jurnal.

Menulis esai bisa jadi seperti ini:

  1. Jelaskan apa yang akan Kamu diskusikan.
  2. Kemudian, sampaikan ikhtisar literatur.
  3. Selanjutnya, diskusikan;
  4. Dan akhirnya menarik kesimpulan.

Poin terpenting yang Kamu buat ada pada kesimpulan – di akhir esai !

Ketika menulis di halaman web, Kamu harus melakukan yang sebaliknya: poin terpenting selalu berada di awal.

Contoh: Kamu mencari meja ukiran jati. Biasanya kamu akan cari di google, dan ketika mengklik hasil pencarian dari google kamu pasti ingin langsung melihat meja ukiran jati yang kamu cari.

Jika tidak, kamu pasti mencari “kotak pencarian”, ketik lagi kata kuncinya dan lihat apakah ada meja ukiran jati yang kamu cari ?

Jika tidak, maka selamat tinggal….kamu pasti langsung klik tombol close atau back.

Atau katakanlah kamu mencari seorang perawat untuk mengasuh orang tua, kamu ingin perawat yang dekat dengan lokasimu di Irian Jaya, maka judul yang kamu harapkan adalah “Jasa Perawat Area Irian Jaya”.

Atau mungkin perawat khusus untuk merawat orang tua yang menderita diabetes. Maka judul yang kamu harapkan adalah “Jasa Perawat Untuk Orang Tua Diabetes”.

Lahhh…gitu doang mbah ?

Iya….simpel kan ? Informasi yang paling penting bagi pengunjung web seringkali merupakan kalimat sederhana dari apa yang Kamu lakukan.

Begitu mereka mengerti apa yang bisa Kamu lakukan, mereka mungkin ingin mengetahui beberapa rincian penting lainnya seperti informasi latar belakang.

Biasanya, wartawan menyebut cara penulisan seperti ini dengan istilah piramida terbalik.

Di surat kabar, informasi yang paling penting dituliskan terlebih dahulu sebelum rincian dan informasi latar belakang.

Bahkan jika Kamu hanya membaca paragraf pertama dari sebuah berita di koran, kamu langsung mengerti gambaran besarnya.

Sama juga dengan di situsmu. Pengunjungmu ingin mengetahui gambaran besarnya terlebih dahulu. Inilah yang mereka ingin tahu : Apa yang kamu lakukan? Atau apa yang dapat Kamu kerjakan untuk mereka ?

3. Ngak Usah Terlalu Sok Pintar Atau Kreatif Berlebihan

Di web sangat jarang pengunjung membaca setiap kata yang Kamu tulis. Mereka ngak punya waktu.

Mereka sedang terburu-buru karena mereka juga melihat beberapa web lain yang sepertinya lebih menggoda, jadi mereka ngak akan membuang-buang waktu untuk mencari tahu apa yang Kamu lakukan.

Berikut quote dari Steve Krug yang sangat mengena :

Ketika saya melihat halaman web, semuanya cukup jelas. Sangat jelas.

– Steve Krug.

Bahasa yang terlalu “smart”, membuat orang jadi berpikir. Memaksa orang untuk berpikir, tidak akan bekerja di web karena pengunjung web sedang berburu – mereka tidak sempat memikirkannya.

Jadi, buatlah tulisan di webmu sesederhana mungkin.

Tulislah seolah-olah Kamu sedang menulis untuk anak berusia 12 tahun, jadi tulisanmu akan mudah dipahami.

Satu lagi, hati-hati jika menulis lelucon, pastikan pengunjungmu paham apa lelucon yang kamu sampaikan…Jika tidak, kamu bisa dianggap garing, orang malas berhubungan dengan orang garing.

4. Buat Tulisan Yang Bisa Cepat Dibaca

Berapa banyak orang membaca halaman web?

Hampir tidak ada !

[Apa yang kebanyakan pengunjung web lakukan] adalah melirik-lirik setiap halaman baru, menscroll beberapa teks, dan klik pada tautan pertama yang menarik minat mereka atau secara samar-samar, mirip dengan apa yang mereka cari.

– Steve Krug

Penelitian menunjukkan bahwa hanya 16% orang membaca halaman web kata-per-kata.

Kebanyakan hanya membaca secara cepat.

Bagaimana caranya membuat tulisan yang bisa cepat dibaca ? Berikut daftar yang perlu kamu perhatikan :

  • Apakah judul utamamu mengkomunikasikan tentang kamu apa adanya?
  • Apakah gambar yang kamu tampilkan mengkomunikasikan pesan penjualan?
  • Apakah sub judul utamamu merangkum poin-poin yang penting ?
  • Apakah kata-kata yang kamu tulis bisa dimuat dalam bentuk daftar ?

Pengunjung webmu mencari informasi atau produk. Pastikan dia bisa memahami informasi terpenting hanya dengan melirik halaman webmu.

5. Gunakan Kata-kata Yang Sudah Dikenal

Bayangkan Kamu ingin terbang ke Bali untuk liburan dan Kamu sedang mencari penerbangan murah.

Apa yang akan Kamu cari: penerbangan hemat, tarif murah, atau penerbangan murah ke Bali ?

Tidak ada yang mencari penerbangan hemat biaya, irit ongkos, tarif murah di mesin pencari.

Hasil pencarian kata kunci yang menunjukkan harga tiket murah jauh lebih populer dibanding ongkos rendah dan hemat biaya

Kebanyakan orang mencari kata kunci, tiket penerbangan murah

Kata-kata seperti inilah yang banyak di cari orang.

Ngak usah membuat kata-kata baru biar kedengarannya indah, keren, ilmiah, mewah atau spesial.

Gunakan kata-kata yang akrab dengan pengunjung, jadi mereka bisa mengendus informasi atau produk yang mereka cari berada di web kamu.

6. Menulis Untuk Orang Malas

Semua orang ingin mendapatkan keinginan mereka dengan mudah, semua orang adalah pemalas, ngak ada yang mau capek.

Jadi, buatlah tulisanmu supaya mudah dibaca :

  • Gunakan paragraf pendek – maksimal empat kalimat dalam satu paragraf.
  • Gunakan kalimat pendek – rata-rata 12 kata
  • Buang kata-kata yang tidak perlu
  • Ngak usah menggunakan jargon
  • Hindari kalimat pasif
  • Hindari pengulangan yang tidak perlu
  • Arahkan pengunjung ke tempat yang mereka ingikan – gunakan tulisanmu\
  • Persingkat tulisanmu

Seberapa singkat teks yang harus dibuat ? Steve Krug merekomendasikan agar menyingkirkan setengah kata pada setiap halaman, dan kemudian menyingkirkan separuh dari apa yang tersisa.

Mungkin terlalu berat, tapi ngak ada salahnya mencoba mengedit hasil tulisan kita sendiri. Lama-lama bakalan terbiasa kok.

7. Buatlah Agar pengunjung Bisa Masuk Dari Mana Saja Dari Web Kamu

Tidak semua pengunjung masuk ke web kamu melalui beranda (homepage), sebagian ada yang masuk dari beranda, sebagian ada yang langsung masuk ke halaman tertentu.

Untuk mengetahui halaman mana saja yang langsung dikunjungi oleh pengunjungmu, daftarkanlah dan kunjungi Google Analytics.

Di sana, Kamu dapat melihat dengan tepat berapa banyak pengunjung web yang tiba di setiap halaman web.

Jika setiap halaman web bisa menjadi tempat masuk, lalu apa artinya?

  • Buatlah agar setiap halaman mudah dibaca;
  • Buatlah agar setiap halaman dapat menjelaskan kepada pengunjung di mana mereka berada; Dan tentang apa web yang kamu buat;
  • Setiap halaman harus memiliki “Call To Action” untuk memberitahu pengunjung ke mana harus pergi selanjutnya – apakah untuk membaca postingan web yang lain, mendaftarkan email untuk langagan artikel, melihat deskripsi produk atau testimoni yang mendetail, melakukan penawaran atau menambahkan produk ke keranjang belanja.

Jangan mengandalkan menu navigasi di webmu untuk memberi tahu pengunjung apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Sertakan tombol atau link dalam konten yang kamu tulis untuk membimbing pengunjung untuk mengambil langkah selanjutnya.

Pada setiap halaman.

8. Buatlah Agar Kamu Mudah Ditemukan

Bantu pengunjungmu untuk menemukan websitemu.

Bagaimana caranya ?

Panggil calon pelanggan potensial ke webmu dengan memberikan informasi yang berguna. Seperti itulah teknik menulis artikel SEO bekerja :

  • Jawab pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan potensial;
  • Diskusikan satu topik utama untuk setiap halaman;
  • Sertakan link ke halaman yang relevan di webmu sendiri atau ke situs-situs lain;
  • Gunakan ungkapan dan kata-kata yang dicari calon pelangganmu.

Yang terpenting: buatlah konten yang memang sangat membantu.

  1. Buat Kesan Visual

Tulisan di web dengan desain tulisan harus bekerja sama.

Tulisan bagus tapi didesain dengan cara sembarangan sama saja bohong.

Tulisan yang kamu buat harus disusun atau didesain sebaik mungkin supaya :

  1. Pembacamu dapat menangkap maksud tulisanmu dengan cepat.
  2. Pembacamu tidak stres.

Cara meningkatkan daya tarik visual dari tulisanmu :

  • Ganti teks dengan foto atau video;
  • Pertimbangkan ukuran font yang berbeda
  • Tekankan kutipan dari testimoni pelanggan (atau pakar) untuk menambahkan kredibilitas;
  • Gunakan  highlight , bold text, CAPS, atau italics;
  • Memecah judul yang panjang menjadi judul utama dan sub judul;
  • Ubah paragraf menjadi daftar.

Yang terpenting: Buat paragraph yang singkat, tambahkan spasi. Webmu akan lebih mudah dibaca.

Fakta Tentang Menulis Konten Web Yang Mengoda

Kalau dibaca-baca dari atas sampai ke bawah, sebenarnya menulis konten web yang baik dan menarik itu ngak sulit-sulit amat.

Sebenarnya, tulisan itu sederhana saja, tapi mem buat tulisan yang berguna itu yang sulit.

Jangan memperlakukan pengunjung webmu seperti orang akademik yang suka membaca buku yang rumit. Jangan memperlakukan pengunjung webmu seperti pengacara yang bisa membaca tulisan yang kecil-kecil. Jangan bertele-tele. Dan jangan memamerkan kosa kata alien agar terlihat smart.

Buatlah tulisanmu sesederhana mungkin.

Ngak usah mencoba menyenangkan semua orang. Kenali siapa dirimu dan apa yang bisa kamu lakukan.

Jika posisimu sudah jelas, jauh lebih mudah untuk membuat web yang menarik dan gampang untuk ditemukan.

Jika pesan dari tulisanmu sudah jelas, akan lebih mudah membuat salinan web yang menggoda.

Buat sejelas mungkin, buat sespesifik mungkin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here