Gelombang radio selalu menjadi subjek penelitian karena telah membantu dalam banyak hal, seperti untuk komunikasi melalui handphone dan GPS.

Gelombang radio membantu kamu bekerja dengan komputer dari jarak jauh tanpa menggunakan kabel (Internet).

Yup…WiFi juga bekerja menggunakan gelombang radio.

WiFi sudah sangat umum sekali saat ini, sehingga Kamu tenggelam dalam sinyal WiFi mulai dari pagi sampai malam.

Apakah sinyal dari gelombang Wifi bisa merusak kesehatan tubuh kita ? Mari kita periksa apakah WiFi benar-benar berbahaya dan apa bahaya sinyal WiFi bagi kesehatan.

Apakah WiFi aman untuk kesehatanmu ?

Mbah tidak perlu memberitahu kamu bagaimana cara WiFi bekerja. Kamu tahu bahwa sinyal WiFi berasal dari router dan berakhir di titik penerima perangkat Wifimu.

Sama saja dengan bluetooth, handphone, dll.

Namun, tidak seperti handphone dan bluetooth, sinyal WiFi tidak terpapar pada bagian tubuh tertentu.

Berbeda dengan handphone, ketika menggunakan handphone, kamu menempelkan handphone di telingamu – kamu melakukan itu berulang-ulang setiap kamu melakukan panggilan telepon.

Semakin sering kamu menelepon, maka semakin sering bagian tertentu dari kepala/otakmu yang terpapar oleh sinyal gelombang handphone.

Intinya adalah, WiFi adalah gelombang radio yang bisa menimbulkan masalah, namun karena jarak antara perangkat pemancar gelombang wifi terletak sangat jauh dari tubuh kita, maka paparan gelombangnya tidak banyak mempengaruhi tubuh kita, risikonya cukup rendah.

Berbeda dengan handphone, apalagi jika kamu terlalu sering meletakkan handphonemu di samping kepala ketika sedang tidur di malam hari, ini akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Tapi bila ada jarak antara tubuh dengan  perangkat pemancar, risikonya menjadi lebih rendah.

Bahaya Sinyal WiFi Bagi Kesehatan

Mbah tidak akan mengatakan WiFi benar-benar aman, karena memang menggunakan gelombang radio itu berbahaya.

Tapi sinyal Wifi lebih aman dibanding sinyal handphone karena memiliki pancaran gelombang yang lebih kuat dan cenderung mempengaruhi bagian tubuh yang sama berulang-ulang.

Ilmu pengetahuan telah melakukan beberapa penelitian mengenai gelombang WiFi dan menyimpulkan bahwa gelombang WiFi berpotensi menyebabkan kanker.

Pada tahun 2011, Badan Internasional untuk Riset Kanker (IARC) mengklasifikasikan WiFi sebagai  “kemungkinan penyebab karsinogenik untuk manusia”.

Ada beberapa faktor yang membuatnya menjadi berbahaya dan tidak mudah untuk keluar dari jangkauan sinyal RF.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, sinyal WiFi ada dimana-mana. Jika Kamu mematikan sinyal WiFimu di malam hari, Kamu masih bisa terpapar sinyal WiFi yang masuk dari tetanggamu.

Anak-anak berisiko lebih besar memiliki gangguan mental (otak) saat mereka tumbuh di lingkungan yang terdapat banyak sinyal WiFi.

Kamu dapat mengurangi risiko ini dengan mematikan sinyal WiFi di malam hari dan dengan menjauhkan anak-anak agar memegang atau terpapar dengan perangkat yang memancarkan gelombang radio jangka waktu lama.

Pastikan juga kamu mereka tidak membawanya ke tempat tidur.

Berikan pendidikan kepada andak juga bahwa gelombang radio bisa berbahaya bagi tubuh, sehingga mereka menjaga perangkat komunikasi sejauh mungkin (dari tubuh).

Tips keamanan untuk WiFi

Ada sedikit yang bisa Kamu lakukan untuk menjaga diri dari sinyal WiFi. Seperti disebutkan di atas, jangan lupa untuk mematikan saja perangkat Wifi jika tidak perlu.

Satu-satunya yang melegakan karena sinyal WiFi berasal dari jarak yang lebih jauh, efeknya akan lebih rendah – sama seperti gelombang radio FM yang tidak berbahaya.

Mbah tidak mengatakan kalau kamu harus memakai sistem kabel meskipun memang lebih aman daripada WiFi.

1. Tapi, cobalah untuk menjauhkan diri dari titik awal pemancar WiFi dan repeater dimana sinyal cukup kuat untuk merusak otakmu dalam jangka waktu yang lama.

2. Hal lain yang penting adalah mengurangi durasi penggunaan WiFi. Pancarang gelombang WiFi akan lebih kuat di dalam rumahmu, dibandingkan dengan pancaran gelombang Wifi dari luar rumah.

3. Pastikan Kamu tidak bekerja di ruangan atau meja dimana router dipasang. Jangan duduk terlalu lama di bawah repeater.

4. Untuk perangkat Wifi (router, repeater), matikan WiFi bila tidak menggunakannya. Ini tidak hanya akan mengurangi paparan pada tubuh, tapi juga akan menghemat baterai perangkat.

5. Ingatlah untuk mematikan WiFi Kamu di malam hari saat keluarga Kamu tidur.

CATATAN: Ada beberapa web yang pernah mbah lihat yang menunjukkan bahwa WiFi berakibat fatal. Tapi mereka mempromosikan beberapa jenis produk yang mengatakan “produk pemancar WiFi yang aman” atau “produk pemancar (router) yang tidak memiliki efek WiFi”.

Mereka mencoba menakut-nakuti Kamu untuk membeli produk mereka. Itu semuanya omong kosong.

Paparan yang berlebihan dari sinyal WiFi memang berbahaya bagi kesehatan, namun tidak seberbahaya seperti yang ditunjukkan oleh beberapa web yang mencoba menakut-nakuti kamu.

 

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.