Setiap orang berlomba-lomba ngeblog, banyak  para blogger dan yang mengaku “pakar blog” dan pakar “internet marketing” membisikkan “ilmu-ilmu” ngeblog memanfaatkan kondisi ini.

Tentu kamu ngak asing lagi jika mendengar kata-kata ini, “cepat kaya dari blog…”, “cara mendatangkan 10 ribu pengunjung ke blog kamu dalam 1 minggu saja….”, “dapatkan teknik jitu $ 10ribu dari google ads, mengunakan blog yang masih seumur jagung…”.

Mereka mengatakan bisa membuat kamu menjadi seorang blogger popular, trafik pengunjung yang membludak dan melimpah ruah dan akhirnya penghasilanpun mengalir lancar walaupun kamu hanya seorang yang bodoh…dan seperti biasa mereka bilang hanya dengan modal laptop dan koneksi internet.

Dan lebih tololnya….banyak yang percaya….banyak yang terpesona dengan omong kosong ini, tapi sialnya, ketika kamu mengikuti apa saran mereka untuk membangun sebuah blog yang popular, ternyata kamu gagal terus.

Mbah harap, kamu bukan salah satu diantaranya….kalau ya…maka kamu mungkin perlu membaca artikel mbah ini.

Nah…supaya lebih jelas, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui bagaimana seorang blogger yang cerdas itu sebenarnya.

Ini dia :

Blogger yang terkenal itu lebih pintar dari Kamu

Di sini mbah ngak berbicara tentang IQ.

Apa yang mbah maksud di sini kira-kira seperti ini, blogger yang cerdas itu seperti seseorang yang sedang berjalan-jalan dengan kamu sambil bercakap-cakap, dan dalam setiap percakapan kamu selalu bergumam dalam hati “Wuihhhh…benar juga ya…”…”Wahh…baru tau saya..”…”Woww…pinter banget  nih orang”.

Mungkin bukan super jenius, ngak, tapi tetap menawan.

Setiap mbah berjalan dan berbicara dengan orang yang “cerdas”, biasanya akan memberikan pengaruh pada pikiran mbah. Ada pemahaman baru yang bertambah dalam diri mbah.

Kamu mungkin berkata, “Ahh, belum tentu pintar. Itu hanya pintar-pintar mereka bicara saja”, tapi mbah rasa bukan itu masalahnya.

Mbah kira kemampuan berbicara mereka terkait dengan karakter  dan sikap mereka dalam menyampaikan isi pikiran mereka.

Contoh nya ya :

  • Mereka tahu hampir semua hal tentang topik yang mereka bahas. Dan jika mereka ngak mengetahuinya, topik itu sudah ada di dalam buku yang bakalan mereka baca.
  • Mereka dapat memikirkan ide yang sangat kompleks dan rumit kemudian mengubahnya menjadi bahasa sederhana yang bisa dimengerti siapa pun.
  • Setidaknya sebagian dari apa yang mereka katakan benar-benar asli dan masih baru. Kamu belum pernah mendengar tentang hal itu sebelumnya.
  • Bahkan jika Kamu ngak berminat pada topik yang sedang mereka bahas, mereka pasti menemukan cara untuk memikat Kamu dan membuat Kamu tertarik.
  • Jika kamu memikirkan atau bertanya tentang suatu hal, mereka sudah terlebih dahulu menuliskannya dan menjelaskannya.
  • Itu dia blogger yang cerdas, mereka mempublikasikan konten yang bagus, membangun hubungan dengan orang-orang yang tepat, dan menerapkan strategi pengunjung yang tepat.

Mereka orang-orang yang special.

Di sisi lain, ada orang-orang yang merupakan kombinasi antara orang bodoh, membosankan, dan tidak menarik. Kamu membaca hasil karya mereka, dan Kamu segera menyimpulkan mereka memang agak bodoh.

Jadi, sekarang coba tanya ke diri kamu sendiri….

Kamu termasuk kelompok yang mana ?

Atau yang lebih penting lagi, kelompok mana yang ingin Kamu masuki?

Fakta Tentang Cara Membangun Sebuah Blog Yang Terkenal

Membangun blog yang popular bukan masalah promosi konten. Ini terkait dengan tentang siapa dirimu sebenanya.

Jika Kamu memang pintar, maka membangun blog yang popular itu gampang.

Kamu mempublikasikan ide yang cemerlang dan bermanfaat, ini akan menyentuh pikiran orang, setiap orang mulai membicarakannya, dan orang-orang beramai-ramai mengunjungi blog kamu.

Para Influencer juga berbaris untuk menjadi temanmu dan membantu jika kamu ada masalah …tentu saja… karena kamu pintar…cerdas dan keren…

Tapi bagaimana kalau kamu ngak pintar?

Maka semuanya jadi ngak mungkin. Kamu sudah melakukan semuanya sesuai dengan petunjuk, tapi tetap gagal.

Jadi, apakah itu berarti Kamu ditakdirkan untuk menjadi bodoh ?

Belum tentu. Inilah alasannya:

Kebodohan itu bukan disebabkan oleh genetik. Kebodohan itu bukan bakat bawaan dari lahir. Kebodohan bukan takdir.

Ini masalah tentang, kamu ingin menjadi seperti apa dan bagaimana kamu membuat dirimu menjadi orang yang seperti itu.

Cara Membuat Dirimu Menjadi Lebih Pintar

Jujur, mbah bukalah anak yang “cerdas”.

Pernah mendapat nilai merah di kelas dan beberapa mata pelajaran hanya mendapatkan nilai standar, bahkan mbah sering di bully waktu SD.

Kemudian pada waktu masuk SMP, mbah muak dengan keadaan mbah dan memutuskan untuk berubah.

Jadi  pada waktu SMP, mbah berusaha lebih giat. Jika guru menjelaskan dari buku masih sampai halaman 20, saya sudah membahas sampai halaman 80 di rumah.

Mbah lebih suka membaca dan menghabiskan waktu untuk mebahas soaal-soal supaya bisa lulus PTN dibandingkan nonton TV atau jalan-jalan keluar rumah.

Ngak ada yang menyuruh mbah melakukannya. Mbah baru melakukannya sendiri. Karena itulah yang mbah inginkan.

Di awal kelas 1 nilai mbah memuaskan dan mendapat juara di kelas.

Masing-masing dari kita harus memutuskan menjadi siapa kita. Kamu mungkin belum siap untuk menjadi seorang blogger yang terkenal sekarang, tapi Kamu bisa mempersiapkan diri.

Kamu hanya perlu mengambil keputusan untuk mewujudkan keinginanmu itu, lalu mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Sebagai contoh:

  1. Ganti temanmu

Woww….kok sampai sejauh itu mbah ?

Nah, inilah kejujuran yang lebih sakit :

Jika ingin bertumbuh, Kamu harus mengganti temanmu. Kamu ngak perlu mengusir atau memaki mereka, tapi berhentilah menghabiskan banyak waktu dengan mereka seperti dulu.

Mengapa?

Seperti yang dikatakan Jim Rohn, “Kamu adalah rata-rata dari lima orang dengan siapa kamu sering  menghabiskan waktumu.”

Memang…ngak ada bukti penelitian secara ilmiah terhadap ungkapan ini, tapi kalau kamu tanya ke orang-orang yang sukses, mereka pasti bilang kalau ungkapan ini benar.

Dulu sewaktu muda, mbah terlalu percaya diri bahwa mbah bisa membantu dan mendukung teman-teman mbah agar berubah ke arah yang lebih baik.

Mbah ingin berjalan bersama-sama, istilah kerennya…setia kawanlah…

Ternyata ngak bisa, kamu harus memikirkan diri kamu sendiri dulu, bukan karena kamu sombong atau egois, tapi karena mereka ngak bakalan bisa berubah…mereka sudah nyaman dengan kondisi mereka saat itu.

Mereka ngak mau bertumbuh. Jadi…tinggalkanlah mereka….

Memang ngak gampang, tapi…jika Kamu ingin tumbuh, Kamu harus menjadi seseorang yang baru, ubah cara berpikirmu, bagaimana Kamu berbicara, dan orang-orang yang bergaul dengan Kamu.

Ingin menjadi penulis yang lebih baik?

Nah, temukan beberapa penulis yang sedikit lebih baik dari Kamu, penulis online, atau dalam kehidupan nyata, dimanapun, dan berteman dengan mereka.

Bertukar pengalaman, saling memberi umpan balik, dan temukan cara untuk nongkrong bersama dan melakukan kegiatan yang  sama sekali ngak ada kaitannya dengan dunia menulis.

Jika Kamu mengenal mereka dalam kehidupan nyata, pergi ke bioskop, main sepak bola, kedai kopi, atau apa saja. Berbicara dengan mereka.

Jika mereka online di fb, chat mereka setiap hari atau dua hari, berbagi video YouTube, berbicara tentang politik ringan, atau hanya sekedar bertanya kabar dan kegiatan sehari-hari mereka.

Pada awalnya, berbicara dengan mereka mungkin menyakitkan. Kamu akan merasa seperti orang idiot.

Namun, pada akhirnya kamu akan menjadi lebih pintar, hanya dengan bergaul dengan mereka. Kamu ngak bisa menolak pengaruh itu.

Itulah yang teman baik lakukan: mereka membantu kita bertumbuh.

  1. Jadilah seorang yang “Tahu akan segalanya”

Pernah noton film The Edge?

Anthony Hopkins berperan sebagai seorang miliarder yang tampaknya tahu semuanya. Ngak ada pertanyaan yang ngak bisa dia jawab.

Nah, blogger terkenal juga seperti itu.

Mereka memang ngak tahu semuanya, tapi setiap percakapan cepat bisa dengan mudah beralih dari tren terkini di media sosial hingga intrik politik di Inggris abad pertengahan, bagaimana cara mengganti karburator di mobil. Semua hanya dalam beberapa menit.

Dan itu semua bukan asal bunyi atau omong kosong. Mereka benar-benar tahu banyak tentang semua materi  tersebut (dan masih banyak lagi).

Inilah alasannya:

Mereka sedang belajar dan selalu belajar.

Nah…mbah kasih contoh …

  • Blogger cerdas mendengarkan wawancara dari orang  pintar setiap pagi saat sarapan
  • Saat makan siang, mereka membaca buku nonfiksi
  • Blogger cerdas menonton selama 42 menit siaran TV yang mendidik sambil makan malam
  • Setelah makan malam, Blogger cerdas membaca berita hari ini dan postingan blog yang menarik
  • Sebelum tidur, Blogger cerdas membaca buku fiksi setidaknya selama satu jam
  • Ketika di dalam bus atau mobil, Blogger cerdas menyempatkan mendengarkan rekaman dari audio book.

Ya, setiap orang memiliki rutinitas yang berbeda, namun masing-masing dan setiap blogger terkenal yang mbah kenal menghabiskan setidaknya tiga atau empat jam sehari untuk memperoleh informasi baru.

Kalau kamu mau menjadi pintar kamu harus seperti itu….

Di zaman sekarang ini, pergi ke sekolah, belajar seperti biasa, dan kemudian melalui hari-hari tanpa membaca buku adalah omong kosong.

Kamu akan segera menjadi usang dalam beberapa tahun. Sialnya, jika Kamu seorang blogger, Kamu akan menjadi usang hanya dalam beberapa minggu saja.

Begitu juga sebaliknya. Jika kamu menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar dibandingkan orang lain, tanpa kamu sadari, semua orang akan menganggap kamu jenius.

Kamu bukan hanya menemukan informasi baru, tetapi kamu dapat menghubungkan atara pengetahuan yang satu dengan yang lainnya, menciptakan gagasan baru yang belum pernah dipikirkan orang sebelumnya.

Bukan karena Kamu terlahir dengan IQ tinggi. Itu karena kamu banyak tahu.

Inti nya?

Luangkan waktu setidaknya tiga jam sehari untuk mempelajari sesuatu yang baru. Mbah ngak peduli bagaimana atau kapan Kamu melakukannya. Pastikan Kamu melakukannya.

  1. Jangan terlalu banyak bekerja

Inilah pertanyaan penting lainnya:

Berapa jam per hari yang Kamu habiskan untuk berpikir?

Maksud mbah di sini bukanlah berpikir dalam artian, kamu duduk seorang diri di bangku, kemudian  termenung.

Kamu bisa berpikir saat tubuhmu sedang dalam posisi diam seperti, saat Kamu mengemudi ke tempat kerja, mencuci piring, mandi, dll.

Bagi kebanyakan orang, mungkin dua atau tiga jam per hari. Nah…pertanyaan lengkapnya seperti ini :

Jam berapa, dan berapa banyak yang dihabiskan untuk memikirkan tulisanmu?

Kebanyakan orang memikirkan keluarga mereka, pekerjaan mereka, liburan mereka yang akan datang, tapi mereka ngak memikirkan apa yang akan mereka tulis sampai mereka membuka ms-word.

Salah besar.

Brendan Schwartz, CTO Wistia, berbicara tentang bagaimana membangun produk yang hebat, dan di dalamnya, dia memberikan beberapa saran mengejutkan:

Untuk setiap jam yang Kamu habiskan untuk bekerja, Kamu perlu menghabiskan 10 jam untuk berpikir.

Atau sederhananya, pikirkan 10x, lakukan 1x.

Dan itu berlaku untuk semua hal, bukan hanya ketika membuat sebuah produk.

Entah mereka menyadarinya atau ngak, kebanyakan blogger terkenal melakukan hal yang sama dengan konten terbaik mereka.

Mereka mungkin sudah berpikir tentang sebuah pos selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum mereka merasa siap untuk menuliskannya.

Biasanya, postingan inilah yang menjadi viral dan membuat mereka terkenal.

Kamu mungkin keberatan dan menyanggah, “Caranya gimana mbah, saya kan punya kerjaan lain, anak-anak, kehidupan social…mana sempat kalau disuruh sampai begituan”.

Ya…pasti ngak sempat memang , soalnya kamu sibuk sekali dan disitulah masalahnya.

Jika ingin menjadi blogger yang terkenal, Kamu butuh waktu untuk berpikir. Ngak hanya  beberapa menit, tapi berjam-jam dan berjam-jam.

Jadi..Kamu harus membuang beberapa hal dari hidup Kamu untuk memberi waktu bagi dirimu untuk berpikir.

Mungkin kamu bisa mengurangi waktu nonton. Mungkin mengurangi jam kerjamu. Mungkin menghabiskan lebih sedikit waktu dengan temanmu.

Apapun itu, Kamu harus membuang sesuatu. Jika ngak, Kamu ngak akan pernah punya waktu untuk berpikir, dan Kamu akan menjadi orang bodoh lain yang memuntahkan apa yang orang lain katakan.

Kesimpulannya

Blogging bukan hanya tentang SEO atau jejaring sosial atau kualitas judul artikelmu

Blogging juga terkait tentang bagaimana Kamu.

Kemungkinan besar, keadaanmu yang sekarang ngak mendukung kamu menjadi blogger yang terkanal. Lingkunganmu, kebiasaanmu, dan jadwalmu semuanya menjauhkan kamu dari membuatmu menjadi cerdas.

Jika ingin sukses, Kamu harus berubah. Kelilingi dirimu dengan orang-orang cerdas, perbanyak baca  buku, dan buang semua kegiatan yang ngak berguna dari kehidupanmu yang mengganggu Kamu.

Kamu mungkin ngak bakalan merasakan perubahan secara cepat atau instan, tapi itu akan mengubah Kamu. Secara drastis.

Kamu tetap menjadi dirimu sendiri, tapi Kamu akan menjadi versi yang lebih baik dibanding dirimu yang dulu.

Dan Kamu akan melihat hasilnya.

Orang-orag akan mulai menshare tulisanmu, mereka akan memuja-muja kamu. Para blogger akan berlangganan artikel dari blogmu.

Lalu lintas pengunjung ke blogmu akan meningkat tajam, bukan karena Kamu menggunakan beberapa teknik baru. Bukan karena Kamu mengenal beberapa influencer yang hebat. Bukan karena Kamu beruntung.

Itu akan terjadi karena Kamu memang layak. Perlahan dan menyakitkan, Kamu akan berubah menjadi seseorang yang layak didengarkan.

Apakah kamu siap untuk menjadi orang seperti itu ?

Atau apakah Kamu akan menjadi orang bodoh lain dengan sebuah blog?

Pilihan ada pada  dirimu sendiri.

1 KOMENTAR

  1. tapi ada sedikit kendala bagi saya mbah
    mungkin kalo bagi saya adalah cara untuk mendatangkan pengunjung yang sangat susah dan memerlukan tahap dan waktu yang banyak karena tidak semua orang tahu cara mempromosikan blog yang benar untuk mendatangkan pengunjung yang melimpah…
    nah mungkin ada saran dari mbah yang bisa membuat saya lebih termotifikasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here