Apa yang kamu butuhkan untuk memulai sebuah blog WordPress?

Ada tiga hal yang perlu untuk memulai sebuah blog WordPress:

  • Sebuah ide nama untuk domain (ini akan menjadi nama blog kamu misal : mbahwp.com)
  • Sebuah akun web hosting (ini adalah tempat file-file web kamu akan diletakkan dan dijalankan)
  • Perhatian selama 30 menit.

Yup, kamu dapat membangun sebuah blog dari awal dalam waktu kurang dari 30 menit, dan mbah  akan memandu kamu melalui seluruh proses ini, langkah demi langkah.

…siapkan kopi dan cemilan…

Dalam tutorial ini, kita akan membahas:

  • Cara Daftar Nama Domain
  • Cara Pilih Web Hosting Terbaik
  • Cara Install WordPress
  • Cara Mengubah Theme
  • Cara Menulis Post Pertama di Blogmu
  • Cara Sesuaikan WordPress dengan Plugin

Siap ? Mari kita mulai.

Langkah 1. Pengaturan

Kesalahan yang dilakukan pemula ketika memulai sebuah blog adalah memilih platform blogging yang salah. Untungnya kamu nyasar ke web mbah ini…hehehehe…., jadi kamu ngak perlu membuat kesalahan itu.

Sebagai saran, akan lebih berguna jika kamu  menggunakan WordPress.org juga dikenal sebagai WordPress self-host.

Mengapa ? Karena kamu akan memiliki banyak kebebasan untuk menggunakan, kamu dapat menginstal plugin, menyesuaikan desain situsmu, dan yang paling penting menghasilkan uang dari situsmu tanpa batasan.

Kamu mungkin telah mendengar bahwa WordPress itu gratis.

Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa gratis ? Apa yang memuat begitu ?

Ngak ada jebakan dalam kata gratis ini. WordPress gratis karena kamu harus melakukan install dan memiliki hosting sendiri.

Dengan kata lain, kamu memerlukan sebuah nama domain dan web hosting.

Sebuah nama domain adalah alamat yang diketik orang untuk sampai ke webmu. Ini adalah alamat websitemu di internet. Contohnya ya seperti mbahwp.com, google.com atau facebook.com

Web hosting adalah tempat file website kamu disimpan supaya dapat bekerja. Ini adalah rumah bagi websitemu di internet. Setiap website membutuhkan web hosting.

Sebuah nama domain biasanya memiliki harga Rp. 100ribu s/d Rp. 180ribu/tahun, dan web hosting biasanya biaya bekisar Rp. 300ribu s/d Rp. 1 juta/ tahun.

Bagi pemula mungkin agak sedikit mahal, tapi masih banyak kok perusahaan hosting yang menawarkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang bagus.

Rekomendasi hosting

Ada banyak penyedia layanan hosting dan domain.

Supaya anda tidak bingung, ini beberapa rekomendasi layanan hosting Indonesia yang mbah rasa cocok untuk pemula:

Untuk paket tertentu, ketiga layanan hosting ini memberikan domain gratis kalau kita menyewa hosting.

Kalau kamu ingin membuat website berbahasa Inggris untuk target pengunjung luar negeri, maka hostingnya harus yang berbasis di Amerika.

Ini layanan hosting luar negeri yang cocok untuk pemula:

Hati-hati dalam menyewa hosting, karena di internet ada banyak orang yang tidak jelas asal-usulnya menawarkan layanan hosting murah namun kualitasnya ampun-ampunan.

Saran mbah, kamu juga harus realistis kalau sudah dihadapkan dengan masalah harga….semboyan “ada harga…ada rupa…” bukanlah slogan omong kosong. 🙂

Sebaiknya kamu ngak membeli dari orang yang tidak jelas.

Hosting ini pengaruhnya ke kualitas dan kecepatan akses website kamu. Kalau kamu menyewa hosting yang ngak  jelas, siap-siap saja website kamu akan mengalami banyak gangguan.

Akhirnya waktu kamu habis bukan untuk mengembangkan blogmu, tapi ngurusin hosting yang ngak jelas.

Langkah 2. Install WordPress

Setelah memesan domain dan hosting untuk websitemu, kamu akanmendapatkan email konfirmasi aktifasi dari domain dan akun hostingmu.

Biasanya di dalam email ini terdapat juga username dan password untuk login ke halaman cpanelmu. Silahkan login ke cpanel dengan mengetikkan alamat seperti ini : http://namadomainmu.com/cpanel/

Dalam cPanel, kamu akan melihat puluhan ikon kecil untuk layanan dan fitur yang berbeda. Jika kamu bingung abaikan saja, 95% dari fitur-fitur ini ngak akan pernah kamu gunakan.

Terus scroll mouse ke bawah ke bagian softaculous dan klik pada icon WordPress.

Kamu akan diarahkan ke halaman softaculous cara cepat Install untuk WordPress. Klik pada icon WordPress.

Pada layar berikutnya, Kamu akan diminta untuk memilih protocol, nama domain dan pada directory mana kamu akan install wordpressmu.

Choose protocol : Isi dengan protocol websitemu, apakah kamu menggunakan http:// atau https://

Choose domain : Isi nama domain kamu, kamu boleh memilih memakai www atau non-www.

In directory : Isi jika kamu ingin menginstal wordpress di directory webmu, jika kamu ingin agar webmu langsung diakses dalam bentuk wordpress maka kosongkan.

Site name : Apa nama dari websitemu

Site description : Penjelasan singkat tema dari websitemu

Admin username : Isi dengan username yang akan kamu gunakan untuk nanti login ke dashboard, jangan menggunakan username “Admin”, gunakan username yang sulit untuk ditebak.

Admin password : Isi dengan password yang akan kamu gunakan untuk nanti login ke dashboard, jangan menggunakan password “admin”, gunakan password yang sulit untuk ditebak.

Admin email : Isi dengan alamat email kamu.

Choose Language : Pilih bahasa, kalau mau gampang pilih bahasa Indonesia, tapi saran mbah sih pakai bahasa Inggris saja, supaya terbiasa, karena kedepannya istilah-istilah IT kebanyakan berbahasa inggris.

Kamu juga bisa memilih tema yang kamu sukai untuk di install, jika tidak, maka wordpress akan otomatis memakai thema default.

Klik tombol “Install”

Tunggu sebentar, setelah WordPress selesai menginstal, kamu akan melihat pemberitahuan sukses di header bar atas.

Klik URL untuk masuk keruangan admin untuk masuk ke dashboard WordPress. Atau masukkan alamat http://namadomainmu.com/wp-admin/  pada browser.

Kamu akan memasuki ruangan admin, silahkan masukkan sername dan password yang tadi sudah kamu buat.

Sekarang kita siap untuk menyesuaikan tampilan situsmu dan mulai ngeblog.

Langkah 3. Memilih tema WordPressmu

Tampilan dari blog WordPress Kamu diatur dari menu tema. Ketika baru pertama kali menginstal blog, tampilan blog kamu masih terlihat sederhana sekali.

Sangat polos sekali, dan kebanyakan orang mengangap sangat biasa sekali.

Ada ribuan tema dibuat di WordPress yang dapat kamu instal di websitemu. Sebagian besar, sebagian lagi berbayar.

Kamu dapat mengubah tema dengan masuk ke dashboard WordPressmu dan klik menu “Tampilan >> Tema”, kemudian perhatikan pada bagian atas halaman,  klik pada tombol “Tambahkan Baru”.

Pada halaman berikutnya, Kamu akan dapat mencari dari 4100 tema WordPress gratis yang tersedia di direktori tema WordPress.org resmi. Kamu dapat mengurutkan berdasarkan (industri, tata letak, dll) yang populer, terbaru, fitur, serta fitur filter lainnya.

Ketika kamu telah menemukan tema yang kamu sukai, arahk mosuse ke tampilan tema yang kamu sukai.

Secara otomatis akan tampil tombol “Instal”, klik dan tunggu tema sedang diinstal.

Setelah terinstal, akan muncul tombol “Aktifkan”, klik untukmengaktifkan tema tersebut.

Setelah kamu menginstal tema, kamu dapat menyesuaikannya dengan mengklik “Sesuaikan”.

Kamu juga bisa menambahkan theme di luar dari yang disediakan oleh WordPress. Banyak sekali penyedia tema premium untuk wordpress yang tersedia dan memiliki fitur yang premium.

Berikut ini beberapa website yang menawarkan tema WordPress premium dengan banyak fasilitas premium :

Sesuai dengan namanya Tema Premium, maka harganya juga kurang ramah untuk kantong pemula :). Harga untuk 1 tema bisa bekisar Rp. 1 juta sd Rp. 4 juta.

Khusus untuk tema Elegant Themes, kamu bisa dapatkan tema premium original ini dengan cara jadi member di blog mbah, untuk jadi member silahkan klik di sini.

Untuk tema dari luar, kamu bisa instal dengan cara yang sama seperti di atas, namun setelah kamu klik menu “Tambahkan Baru”, klik menu “Unggah Tema”

Pilih “Chosose File” untuk memilih file tema.

Klik “Instal Sekarang”

Tunggu beberapa saat dan klik “Aktifkan” untuk mengaktifkan tema yang sudah kamu upload.

Setelah memilih tema WordPressmu, kamu sekarang siap untuk membuat posting blog pertamamu.

Langkah 4. Membuat Post Artikel Pertama Kamu

Untuk menulis artikel posting pada blog, klik menu Pos >> Tambah baru.

Kamu akan masuk ke halaman area editor di mana Kamu dapat menulis artikel pertamamu.

Setelah selesai menulis, untuk menerbitkan tulisanmu, klik tombol “Terbitkan”.

Sekarang orang-orang dari seluruh dunia sudah bisa membaca artikel yang kamu tulis melalui blogmu.

Langkah 5. Plugin & kustomisasi

Setelah menuliskan artikel di blogmu, kamu mungkin ingin menambahkan hal-hal baru di websitemu. Seperti form kontak, halaman baru, galeri, slider maka kamu perlu menggunakan plugin wordpress.

Plugin WordPress adalah aplikasi yang memungkinkan kamu untuk menambahkan fitur baru ke website mu.

Ada lebih dari 46.000 plugin WordPress yang tersedia. Mbah WP juga membahsa berbagai plugin baik gratis maupun berbayar yang bisa membantu kamu menambahkan fungsi yang kamu butuhkan.

Mbah memiliki panduan langkah demi langkah tentang cara menginstal plugin WordPress.

Kamu bisa membaca berbagai plugin  wordpress pada bagian ini :

Langkah 6. Menguasai WordPress

Untuk bisa mahir dalam menggunakan wordpress, kamu membutuhkan panduan latihan untuk bebrapa hal yang belum kamu pahami di wordpress.

Mbah Wp juga menyediakan berbagai tutorial yang bisa kamu pelajari agar kamu semakin mahir menggunakan wordpress.

Untuk memperluas pengetahuan WordPressmu, silahkan kunjungi halaman ini :

Atau, kamu dapat menggunakan Google dengan mengetik pertanyaanmu dan menambahkan mbahwp di depannya.

Ini akan mempercepat kamu menemukan panduan yang kamu butuhkan.

Jika ternyata kamu ngak menemukan jawaban untuk pertanyaanmu, cukup gunakan form kontak mbah  untuk mengirimkan pesan.

Mbah senang membantu pengguna baru yang memulai dengan WordPress.

Mbah sangat berharap tutorial ini akan sangat membantu.

Jika Kamu menyukai artikel ini, kamu juga boleh berlangganan melalui email atau sharea artikel ini di media social kamu.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here