cara membuat buyer persona

Ini adalah pertanyaan pertama yang muncul dibenak Anda (apalagi bagi Anda yang masih pemula dalam dunia berjualan).

Apa itu buyer persona ?

Buyer persona adalah model yang menggambarkan tipe calon pelanggan Anda atau target pasar Anda, berdasarkan penelitian dari banyaknya calon pelanggan Anda, namun lebih terperinci.

Sederhananya begini.

Sebelum terjun berjualan Anda terlebih dahulu membuat model profil seorang pelanggan seolah-olah model ini adalah manusia nyata.

Yuk Belanja Plugin Premium Mbah WP
Plugin & Themes Premium Mbah WP
2019 (C) Mbah WP.
Perkuat blog/toko online Anda dengan plugin & tema premium Wordpress dari Mbah WP.
Mau belajar VPS di sini juga ada

Tujuannya, agar Anda dapat menyusun iklan/konten marketing yang tepat dengan bahasa yang pas dan menjawab kebutuhan, keinginan pelanggan secara spesifik.

Intinya, tidak salah target.

Karena kelompok orang yang berbeda dapat membeli produk Anda untuk alasan yang berbeda, maka diperlukan membuat lebih dari satu model buyer persona.

Setiap persona harus mencakup perincian dari demografi, perilaku, tujuan, masalah yang mereka hadapi dan pola pembelian.

Anda tidak bisa mengenal setiap pelanggan atau calon pelanggan secara pribadi.

Tetapi Anda dapat membuat buyer persona untuk mewakili setiap segmen umum dari keseluruhan pelanggan Anda.

Mengapa Bisnis Anda Harus Menggunakan Buyer Persona ?

Dalam dunia nyata, cara Anda menyampaikan pesan akan berbeda tergantung pada siapa yang ingin Anda jangkau.

Katakanlah Anda memiliki berita menarik untuk disampaikan kepada orang tua, teman, dan rekan kerja Anda.

Anda pasti menggunakan kata dan alat yang berbeda untuk mencapai masing-masing grup ini.

Untuk orang tua akan lebih sopan jika menelepon, untuk teman kita masih bisa menggunakan Bahasa gaul lewat whatsapp untuk menyampaikan kabar tersebut.

Berapa banyak model persona yang perlu Anda buat ?

Disarankan membuat 3 sampai 5 orang untuk mewakili setiap audiens Anda.

Berikut ini adalah keterangan singkat tentang apa yang harus Anda kerjakan dalam membuat sebuah model buyer persona :

Nama persona

Judul pekerjaan

  • Informasi penting tentang perusahaan mereka (besarnya perusahaan, jenis, dll.)
  • Detail tentang jabatan mereka

Demografi

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Penghasilan gaji / rumah tangga
  • Lokasi: perkotaan / pinggiran kota / pedesaan
  • Pendidikan
  • Keluarga

Tujuan dan tantangan

  • Tujuan utama
  • Tujuan tambahan
  • Bagaimana Anda membantu mencapai sasaran-sasaran ini
  • Tantangan utama
  • Tantangan tambahan
  • Bagaimana Anda membantu menyelesaikan masalah ini

Nilai / ketakutan

  • Nilai utama
  • Keberatan umum selama proses penjualan

Pesan pemasaran

Presentasi singkat

Download File Gratis
File template buyer persona gratis yang bisa Anda edit menggunakan Power Point. File template akan dikirimkan ke alamat email Anda.
2020 (C) mbahwp.com.

Informasi Persona Tambahan Khusus Untuk Pelanggan Anda

Di atas tadi adalah dasar-dasar buyer persona.

Namun, untuk bisnis yang lebih spesifik, maka Anda memerlukan informasi yang spesifik.

Persona dapat bervariasi dari bisnis ke bisnis, dari industri ke industri.

Perusahaan berita online memerlukan informasi pelanggan yang berbeda dari perusahaan medis.

Berikut informasi yang bisa Anda tambahkan ke model persona Anda.

  • Hobi
  • Kutipan wawancara dengan pelanggan
  • Literasi komputer
  • Dari mana mereka membaca berita
  • Blog/website yang mereka baca

Cara Membuat Persona Pemasaran

Oke, sekarang pertanyaannya.

Dari mana Anda mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan untuk membuat persona ?

Ada banyak sumber informasi tentang audiens Anda, bisa dari catatan statistik website Anda sampai hasil wawancara dengan pelanggan.

Ini dia 4 tempat sumber data Anda :

  1. Periksa analitik website Anda.

Gunakan google analytic atau install plugin analitik di website Anda untuk melihat dari mana pengunjung Anda berasal, kata kunci apa yang mereka gunakan untuk menemukan Anda, dan berapa lama mereka berada di website Anda.

Jika Anda tidak tahu bagaimana cara memasang Google Analytics di website, Anda dapat membaca artikel “Cara Memasang Google Analytics di WordPress”.

Atau kalau tidak mau ribet bisa pasang plugin “Plugin Visitors Traffic Real Time Statistics Pro”.

Ada versi gratisnya, klik Plugin Visitors Traffic Real Time Statistics Free. Atau jika ingin versi pro yang lebih lengkap bisa pesan di sini, Plugin Visitors Traffic Real Time Statistics Pro.

Data ini adalah kunci untuk personas karena dapat mengungkapkan keinginan yang mengarahkan audiens Anda ke situs Anda serta alat yang mereka gunakan untuk sampai ke sana.

  1. Libatkan tim Anda dalam membuat profil.

Jika bisnis Anda memiliki tim, maka kumpulkan tim Anda — bukan hanya bagian pemasaran, tetapi cs dan bagian lain yang berinteraksi dengan pelanggan.

Siapa pun yang berinteraksi dengan pelanggan dan data pelanggan harus dilibatkan untuk menyampaikan ide mereka tentang apa yang membuat pelanggan Anda tergerak untuk membeli.

  1. Lihat Statistik Media Sosial

Anda juga dapat melakukan riset dengan media sosial.

Jika Anda menggunakan facebook, Anda bisa melihat facebook insight atau menggunakan Instagram insight, Anda dapat melihat Analisa pengunjung Instagram Anda.

Sumber : google
Sumber: google
  1. Ajukan pertanyaan kepada audiens Anda (wawancara).

Buat survey melalui website atau buat wawancara kepada pelanggan yang berbelanja lewat website Anda.

Kalau pelanggannya tidak mau gimana ?

Tawarkan bonus, diskon atau sesuatu yang berharga untuk pelanggan. Hasil wawancara dengan pelanggan Anda adalah sesuatu yang berharga bagi kelangsungan bisnis Anda.

Panduan Langkah Demi Langkah Membuat Buyer Persona

Pada bagian ini, kita akan mencoba membuat sebuah buyer persona.

Katakanlah Anda punya bisnis jualan produk Apple, dalam hal ini Macbook Pro, maka Anda perlu mengambarkan seperti apa sih target pasar Anda ini ?

Berapa umur mereka ? bagaimana perilaku mereka sehari-hari dan apa permasalahan yang mereka hadapi ?

Kumpulkan semua informasi tersebut, jadikan sebuah karakter model.

Mari kita lihat setiap kolom dan bahas bagaimana cara mengisinya.

Beri model persona Anda sebuah nama.

Nama bisa bebas, namun bisaakan menggunakan nama beneran agar model persona Anda terasa seperti orang sungguhan.

Identifikasi pekerjaan, jabatan, dan di perusahaan mana persona Anda bekerja.

Untuk mendapatkan informasi terbaik terkait data ini adalah dengan melakukan wawancara atau survei kepada pelanggan.

Anda bisa menggunakan plugin survei atau form isian berisi kolom jabatan, jenis bisnis, perusahaan dll.

Temukan informasi demografis.

Untuk informasi demografis, dapat Anda peroleh dengan menggunakan google analytic atau plugin analitik wordpress + info hasil survei yang Anda lakukan.

Google Analytics dapat menunjukkan tempat tinggal pengunjung, usia, jenis kelamin, dan teknologi yang mereka gunakan untuk mengakses website Anda.

Target dan tantangan, nilai dan ketakutan

Wawancara dengan pelanggan akan sangat membantu dalam menentukan tujuan di sini.

Selama wawancara, ajukan pertanyaan seperti ini :

  • Apa yang penting bagi mereka dan apa yang mendorong mereka untuk mendapatkan kebutuhan itu?
  • Apa yang menghalangi atau mempercepat mereka untuk mendapatkan kebutuhan itu ?
  • Apa yang perlu mereka ketahui untuk mendapatkan kebutuhan tersebut?
  • Kepada siapa mereka meminta saran atau informasi?
  • Apa keuntungan yang mereka bayangkan begitu mereka membuat keputusan?
  • Kepada siapa mereka bisaanya mencari kebutuhan tersebut?
  • Apa yang bisa menyebabkan kebutuhan tersebut menjadi kehilangan prioritas?

Anda juga bisa mencari tahu bagaimana cara untuk membantu memenuhi target dan mengatasi masalah dari pelanggan.

Cobalah menempatkan diri pada posisi pelanggan Anda untuk mencari solusi terdekat dengan masalah mereka.

Pertimbangkan keberatan umum apa yang muncul selama proses penjualan. Apa yang bisa membuat pelanggan ini tidak jadi membeli ?

Kemudian pikirkan cara-cara yang bisa Anda bantu.

Pesan Pemasaran dan Presentasi Singkat

Pada bagian ini Anda membuat pesan/konten pemasaran.

Gunakan pengetahuan dan informasi Anda untuk memberitahu pelanggan bagaimana cara Anda mengatasi masalah mereka, memenuhi kebutuhan mereka.

Pada bagian ini, “pesan” mengacu pada bagaimana Anda menggambarkan produk untuk tipe orang tertentu.

Kemudian presentasi singkat adalah menentukan pesan yang konsisten cara menjual kepada pelanggan ini.

Pesan/konten ini bisa dalam banyak bentuk, ini dia tipe-tipe konten :

  • eBook
  • Action list/lembar kerja
  • Tool (bisaanya berupa program/app)
  • Template
  • Studi kasus/analisa
  • Infografis
  • Slide presentasi
  • Video
  • Webinar
  • Artikel blog
  • Post di social media

Pada artikel ini kita beranggapan Anda memiliki bisnis menjual Macbook Pro, dan sesuai dengan buyer persona yang Anda buat, target pasar Anda adalah seorang professional muda yang masih single.

Katakanlah Anda membuat konten dalam bentuk artikel blog, maka untuk menarik perhatian target Anda bisa membuat artikel dengan judul berikut :

  • Artikel Pengenalan : “10 Cara cepat membuat desain logo perusahaan menggunakan Photoshop”
  • Artikel Pengenalan : “Ini dia pilihan warna yang tepat untuk desain kaos gaul”
  • Artikel Branding : “20 Keunggulan Macbook Pro 15”inc untuk mengolah desain grafis Anda”
  • Artikel Branding: “Rendering grafis besar hanya 10 detik pakai Macbook Pro ? Ini buktinya !”
  • Artikel Penjualan : “Panduan membeli Macbook Pro 15”inc untuk keperluan Desain Grafis”

Lihat, konten Anda sekarang lebih terarah….

187 Pertanyaan Terkait Buyer Persona

Meskipun template buyer persona di atas adalah titik awal yang sangat baik, terkadang Anda ingin mengajukan pertanyaan yang lebih luas dan dalam.

Atau, mungkin produk yang Anda jual memerlukan pertanyaan lain yang berbeda dengan model di atas.

Untuk membantu Anda, saya menyusun daftar pertanyaan yang bisa Anda sesuaikan dengan target pelanggan Anda.

Anda tidak harus menggunakan semuanya, jika pertanyaan tersebut kurang cocok dengan produk Anda…abaikan saja.

Demografi
  1. Siapa nama Anda?
  2. Berapa umur Anda?
  3. Apa jenis kelamin Anda?
  4. Dimana Anda tinggal?
  5. Apa ras / etnis Anda?
  6. Berapa penghasilan tahunan Anda?
  7. Apa tingkat pendidikan tertinggi Anda?
  8. Apa pekerjaan Anda?
Latar Belakang
  1. Apa tempat kelahiran Anda?
  2. Dimana Anda dibesarkan?
  3. Apakah daerah pedesaan, pinggiran kota, atau perkotaan?
  4. Rumah seperti apa temapt Anda tumbuh?
  5. Siapa yang membesarkan Anda?
  6. Apa yang orang tua Anda (atau pengasuh) lakukan untuk mencari nafkah?
  7. Apakah orang tua Anda masih menikah?
  8. Apakah orang tua Anda memiliki gaya pengasuhan yang permisif atau otoriter?
  9. Apakah Anda memiliki saudara kandung?
  10. Anda anak nomor berapa ?
  11. Apa kenangan favorit masa kecil?
  12. Apa kegiatan favorit masa kecil Anda?
  13. Apa pelajaran favorit Anda di sekolah?
  14. Apa subjek yang paling tidak Anda sukai?
  15. Nilai apa yang Anda dapatkan di sekolah?
  16. Apakah Anda menikmati mempelajari hal-hal baru?
  17. Apakah Anda punya banyak teman, beberapa teman dekat, atau tidak punya teman?
  18. Apakah Anda mendapat masalah di sekolah?
  19. Apakah Anda kuliah?
  20. Jika kuliah, jurusan apa yang Anda ambil?
  21. Mata kuliah apa yang Anda hadiri?
  22. Apakah Anda menikmati pengalaman kuliah Anda?
  23. Apa yang Anda lakukan setelah sekolah menengah jika Anda tidak kuliah?
  24. Apa yang membuat Anda berhenti kuliah?
  25. Apa pekerjaan pertama Anda?
Kehidupan pribadi
  1. Apa status perkawinan Anda?
  2. Apakah Anda senang dengan status perkawinan Anda saat ini?
  3. Apakah Anda memiliki anak-anak?
  4. Jika ya, berapa banyak dan berapa usia mereka?
  5. Apakah mereka laki-laki atau perempuan?
  6. Apakah anak-anak Anda tinggal bersama Anda?
  7. Jika Anda tidak memiliki anak, apakah Anda ingin memiliki anak di masa depan?
  8. Apakah Anda akan memiliki anak di masa depan?
  9. Apakah Anda memiliki hewan peliharaan?
  10. Jika ya, apa dan berapa jumlahnya?
  11. Jenis perumahan apa yang Anda tinggali saat ini?
  12. Siapa yang tinggal di rumah Bersama Anda?
  13. Apakah Anda senang dengan situasi Anda saat ini, atau apakah Anda berharap sesuatu yang berbeda?
  14. Seberapa dekat Anda dengan keluarga besar Anda?
  15. Apakah saat ini Anda memiliki banyak teman, beberapa teman, atau tidak punya teman sama sekali?
  16. Apakah Anda sering melihat teman Anda?
  17. Siapa orang terpenting dalam hidup Anda?
  18. Apakah Anda beragama?
  19. Apa orientasi politik Anda?
  20. Apakah Anda aktif terlibat dalam politik?
  21. Apakah Anda berusaha untuk tetap bugar dan sehat?
  22. Jenis latihan apa yang Anda lakukan?
  23. Jika Anda tidak berolahraga, apa yang membuat Anda tidak berolahraga?
  24. Apakah Anda berolahraga?
  25. Apakah Anda peduli dengan penampilan pribadi Anda?
  26. Hobi apa yang saat ini Anda kejar?
  27. Apa yang ingin Anda lakukan di waktu senggang?
  28. Kelompok / kegiatan sosial apa yang Anda ikuti?
  29. Apakah Anda sadar lingkungan?
  30. Apa acara TV favorit Anda?
  31. Apa film kesukaanmu?
  32. Jenis musik apa yang Anda dengarkan?
  33. Apakah Anda menikmati membaca?
  34. Apakah Anda lebih suka beraktifitas di pagi hari atua malam hari ?
  35. Apa yang Anda lakukan di pagi hari?
  36. Apakah Anda memasak di rumah atau makan di luar?
  37. Apakah Anda termasuk orang yang tertib, atau apakah Anda merasa nyaman saja dengan sesuatu yang kekacauan?
  38. Berapa banyak waktu yang Anda habiskan di tempat kerja dan di rumah?
  39. Bagaimana Anda menghabiskan akhir pekan Anda?
  40. Dimana Anda berbelanja?
  41. Apa yang Anda baca untuk bersantai?
  42. Apa Anda minum (alkohol)?
  43. Anda merokok?
  44. Apakah Anda menggunakan obat penenang/konsumsi narkoba?
  45. Apa yang Anda inginkan berbeda dari rutinitas mingguan Anda?
  46. Apakah Anda mengerti teknologi?
  47. Sumber berita apa yang Anda baca?
  48. Apakah Anda menikmati jika bepergian?
  49. Apakah Anda sering pergi berlibur?
  50. Jika demikian, kemana Anda pergi?
  51. Apakah Anda pernah backpacking?
  52. Apakah Anda lebih suka mandi atau cuci muka saja?
Karier
  1. Di industri apa Anda bekerja saat ini?
  2. Apa jabatan Anda?
  3. Apa tanggung jawab Anda?
  4. Kepada siapa Anda melapor?
  5. Seberapa besar perusahaan Anda?
  6. Keterampilan apa yang dibutuhkan untuk pekerjaan Anda?
  7. Bagaimana pekerjaan Anda diukur?
  8. Seperti apa hari kerja yang menarik?
  9. Pengetahuan dan alat apa yang Anda gunakan dalam pekerjaan Anda?
  10. Apa tantangan Anda di tempat kerja?
  11. Bagaimana Anda mempelajari informasi baru tentang pekerjaan Anda?
  12. Bagaimana Anda berinteraksi dengan vendor?
  13. Bagaimana Anda sampai pada posisi Anda saat ini?
  14. Berapa gaji Anda?
  15. Apakah Anda merasa mendapat kompensasi yang adil?
  16. Apakah Anda suka bos Anda?
  17. Apakah Anda suka rekan kerja Anda?
  18. Apakah Anda menyukai pekerjaan yang ditugaskan pada Anda?
  19. Apa yang akan Anda ubah tentang pekerjaan Anda, jika Anda bisa?
  20. Seperti apa jalur karier Anda?
  21. Apakah Anda sedang mempertimbangkan perubahan karier?
  22. Apakah pekerjaan impian Anda?
  23. Apakah Anda memiliki rencana untuk mengejar pekerjaan impian Anda?
  24. Asosiasi terkait pekerjaan apa yang Anda ikuti?
  25. Kapan Anda berencana pensiun?
Kepribadian
  1. Bagaimana Anda menggambarkan kepribadian Anda?
  2. Apakah Anda seorang introvert atau ekstrovert?
  3. Apakah Anda optimis atau pesimis?
  4. Anda lebih dominan otak kanan atau otak kiri?
  5. Apakah Anda pendiam atau ribut?
  6. Apakah Anda praktis atau risih terhadap penerbangan mewah?
  7. Apakah Anda lebih suka mengikuti aturan atau pemberontak?
  8. Apakah Anda suka mengambil risiko atau bermain aman?
  9. Apakah Anda seorang inovator, atau seseorang yang cenderung mengikuti arus?
  10. Apakah Anda fleksibel atau kaku dalam pola pikir Anda?
  11. Apakah Anda spontan atau lebih suka rencana yang ditentukan sebelumnya?
  12. Apakah Anda termotivasi oleh pencapaian Anda sendiri atau oleh apa yang orang lain pikirkan tentang upaya Anda?
  13. Seberapa terpengaruh Anda secara emosional oleh penilaian orang lain?
  14. Apa yang diperlukan bagi Anda untuk menganggap hidup Anda sukses?
  15. Apa yang membuat Anda berpikir hidup Anda gagal?
Web / Perilaku Berbelanja
  1. Situs media sosial apa yang Anda gunakan?
  2. Bagaimana Anda menggunakan internet untuk mencari produk atau vendor?
  3. Bisakah Anda menggambarkan pembelian online baru-baru ini?
  4. Pembayaran online seperti apa yang Anda sukai?
  5. Apakah Anda mengutamakan/khawatir tentang privasi online?
  6. Seberapa mahir Anda dalam menggunakan teknologi?
  7. Apakah Anda cenderung mempelajari teknologi baru atau lebih suka bertahan dengan sistem yang sudah Anda tahu?
  8. Apakah Anda pengguna internet yang lancar?
  9. Sistem operasi apa yang Anda gunakan?
  10. Browser internet apa yang Anda gunakan?
  11. Perangkat seluler apa yang Anda gunakan?
  12. Apa mesin pencari pilihan Anda?
  13. Apa metode komunikasi pilihan Anda?
  14. Situs apa yang bisaanya tempat Anda belanja?
  15. Apakah Anda menggunakan ponsel Anda untuk melakukan pembelian?
  16. Ke mana Anda mencari untuk belajar tentang suatu produk atau layanan?
  17. Seberapa pentingkah bagi Anda untuk mendapatkan penawaran yang bagus?
  18. Belanja lux atau mewah apa yang pernah Anda lakukan?
Keuangan
  1. Berapa kekayaan bersih Anda?
  2. Apakah Anda punya hutang?
  3. Jika iya, utang dengan jenis apa (pinjam ke bank/keluarga/teman)?
  4. Apakah Anda membuat keputusan pembelian dengan hati-hati, atau apakah Anda tidak perduli dengan uang Anda (boros)?
  5. Bagaimana perasaan Anda tentang kebisaaan belanja Anda saat ini?
  6. Faktor apa yang mendorong Anda melakukan pembelian?
  7. Apakah Anda yang mengatur keuangan di rumah tangga Anda?
  8. Apakah Anda pembuat keputusan keuangan / belanja?
Sasaran, Tantangan & Masalah
  1. Apa cita citamu?
  2. Apakah tujuan karir anda?
  3. Apa yang Anda harapkan dari menggunakan produk kami?
  4. Prestasi apa yang paling Anda banggakan?
  5. Apa tiga target teratas dalam daftar tujuan Anda?
  6. Apa bagian yang paling membuat frustrasi dari hari Anda?
  7. Kegiatan rutin apa yang menurut Anda membuat stres?
  8. Apa yang membuat Anda gugup?
  9. Apa yang Anda khawatirkan?
  10. Apa yang membuat Anda merasa takut?
  11. Apa cara tercepat bagi seseorang untuk membuat Anda marah?
  12. Apa bagian paling tidak disukai dari pekerjaan Anda?
  13. Apa pekerjaan terburuk yang bisa Anda bayangkan?
  14. Apa pengalaman layanan pelanggan terburuk yang pernah Anda miliki?
  15. Pembelian apa yang paling Anda sesali?
Wawasan Produk / Keberatan atas Penjualan
  1. Keberatan apa yang Anda miliki untuk produk kami?
  2. Faktor-faktor apa yang mungkin membuat Anda memilih produk pesaing daripada produk kami?
  3. Bagaimana kami dapat membantu Anda mengatasi masalah Anda?
  4. Bagaimana produk kami membantu Anda menjadi diri anda yang ideal?
  5. Bagaimana cara berkomunkasi yang lebih Anda sukai?
  6. Bagaimana kami dapat memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan orientasi Anda?
  7. Pertanyaan apa yang akan Anda ajukan pada diri sendiri sebelum membeli suatu produk?
  8. Apa yang menjadi perhatian utama Anda saat memutuskan apakah akan melakukan pembelian atau tidak?
  9. Bagaimana cara pembelian yang lebih Anda sukai (online, melalui telepon, atau secara langsung)?
  10. Saat melakukan pembelian online, apa metode pembayaran pilihan Anda?
Pertanyaan untuk Ditanyakan Kepada Anda atau Tim Pemasaran & Penjualan Anda
  1. Informasi teknis dan demografis apa yang Anda miliki tentang pengunjung situs web?
  2. Bagaimana Anda saat ini memasarkan produk ke target pelanggan?
  3. Kampanye pemasaran apa yang paling sukses?
  4. Kampanye pemasaran apa yang paling tidak berhasil?
  5. Posting blog mana yang paling banyak mendapat traffic / social share / komentar / dll.?
  6. Apa pertanyaan yang paling sering diajukan di blog atau dari pelanggan?
  7. Halaman mana di website yang paling banyak mendapat tayangan?
  8. Jenis pelanggan apa yang bisaanya ditemui?
  9. Mengapa berbagai jenis pelanggan bisaanya melakukan pembelian?
  10. Apa alasan pelanggan memilih kita daripada pesaing?
  11. Apa keberatan paling umum yang didengar?

Kesimpulan

Ribet ?

Sedikit, tapi akan lebih banyak manfaatnya dibanding Anda jualan tanpa membuat target buyer persona terlebih dahulu.

Buyer persona akan membantu Anda mengenali audiens Anda dan memecahkan masalah mereka dengan lebih baik.

Tanpa buyer persona strategi marketing Anda akan menjadi acak, selain tidak tepat sasaran Anda akan capek sendiri karena menawarkan jualan kepada orang yang tidak tepat.

Dan satu lagi, lebih boros biaya pemasaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.