Zip untuk mengkompres file dan direktori, kemudian menggunkan unzip untuk mendekompres file Kembali ke bentuk aslinya.

Rata-rata script website disimpan dalam format zip.

Anda bisa lihat thema & plugin wordpress juga disimpan dalam format zip.

Pada tutorial kali ini kita akan mempelajari Langkah-langkah yang diperlukan untuk menginstal Zip / Unzip pada distribusi Linux Ubuntu.

Langkah ini bisa diterapkan pada linux Ubuntu versi berapa pun.

Instal Zip & Unzip

Gunakan perintah berikut untuk menginstal zip dan unzip di Ubuntu.

Ini adalah langkah termudah untuk menginstal zip dan unzip di Ubuntu.

#Install Zip dan Unzip

sudo apt-get install zip unzip

#Konfirmasi Instalasi

zip --version

Berikut hasil tampilan dari perintah di atas :

# Output
Copyright (c) 1990-2008 Info-ZIP - Type 'zip "-L"' for software license.
This is Zip 3.0 (July 5th 2008), by Info-ZIP.
Currently maintained by E. Gordon.  Please send bug reports to
the authors using the web page at www.info-zip.org; see README for details.

Latest sources and executables are at ftp://ftp.info-zip.org/pub/infozip,
as of above date; see http://www.info-zip.org/ for other sites.
....
....

Cara Menggunakan Zip

Kita dapat menggunakan perintah zip untuk mengompres arsip file. Zip populer digunakan sebagai alat kompresi dan pengemasan file di sistem Ubuntu dan Linux.

File Kompres

Kita dapat mengkompres file menggunakan zip seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

#Perintah compres file menggunakan zip

zip <nama file kompres> <file sumber>

#Perintah compress lebih dari 1 file menggunakan zip

zip <nama file kompres> <file sumber 1> <file sumber 2> <file sumber 3> …

Contoh :

zip hasilkompres.zip maudikompres.txt

Cek hasil file yang sudah dikompres.

ls -l hasilkompres.zip

File hasil kompres akan ditampilkan datanya seperti berikut ini :

# Output
-rw-r--r-- 1 root root 200 Oct  2 18:53 hasilkompres.zip

Kompres Folder

Kita dapat mengkompres folder dan semua file di dalamnya secara rekursif menggunakan zip seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

# Perintah kompres file dalam folder secara rekursif

zip -r <nama file kompres> <folder sumber 1> <folder sumber 2> ..

# Contoh – Kompres 1 direktori

cd /data/repositories
zip -r repository1.zip repository1

Hasil dari perintah di atas adalah sebagai berikut :

# Output
  adding: repository1/ (stored 0%)
  adding: repository1/test1.txt (stored 0%)

# Contoh – Kompres lebih dari 1 direktori

cd /data/repositories
zip -r repository1sd4.zip repository1 repository2 repository3 repository4

Hasil dari perintah di atas adalah sebagai berikut :

# Output
  adding: repository1/ (stored 0%)
  adding: repository1/test1.txt (stored 0%)
  adding: repository2/ (stored 0%)
  adding: repository2/test2.txt (stored 0%)
  adding: repository3/ (stored 0%)
  adding: repository3/test3.txt (stored 0%)
  adding: repository4/ (stored 0%)
  adding: repository4/test4.txt (stored 0%)

# Periksa apakah folder sudah berhasil dikompres

ls -l repository1
ls -l repository1sd4

Perintah di atas membuat arsip terkompres menggunakan zip, baik untuk satu direktori atau banyak direktori.

 Catatan: Direktori = Folder 

Jika kita lupa menambahkan opsi -r, maka direktori akan dikompres tanpa file apapun.

Anda harus menambahkan -r agar direktori dikompres secara keseluruhan bersama file di dalamnya menjadi sebuah file arsip.

Kompres dengan enkripsi

Kita juga dapat membuat kompres file & direktori yang dilindungi dengan kata sandi menggunakan zip.

Berikut perintah yang digunakan.

zip -e hasilkompres.zip maudikompres.txt

Silahkan isi passwordnya :

Enter password: 
Verify password: 
  adding: maudikompres.txt (stored 0%)

Berikut perintah untuk kompres direktori dengan password.

zip -r -e repository1.zip repository1

Silahkan isi passwordnya :

Enter password: 
Verify password: 
  adding: repository1/ (stored 0%)
  adding: repository1/test.txt (stored 0%)

Ini adalah cara menggunakan zip untuk kompres dan file dan folder menggunakan zip.

Cara Menggunakan Unzip

Setelah filenya dikompres, maka kita dapat menggunakan perintah unzip untuk mendekompresi file arsip tersebut.

Berikut perintah yang digunakan untuk mendekompresi file arsip zip.

# Perintah dekompres jika file kompres ada dalam satu direktori

unzip <archive>

# Perintah dekompres jika file kompres ada di direktori yang berbeda

unzip <archive> <tujuan>

# Contoh dekompres dalam satu direkori

unzip hasilkompres.zip

# Contoh dekompres beda direktori

unzip hasilkompres.zip source

Sama dengan perintah diatas, kita dapat dekompres file zip yang menggunakan password.

unzip repository1.zip
# Output
Archive:  repository1.zip
   creating: repository1/
[repository1.zip] repository1/test.txt password: 
 extracting: repository2/test.txt

Ringkasan

Langkah di atas adalah cara menggunakan zip dan unzip untuk mengompres dan mendekompres file dan folder.

Kita juga dapat menggunakan zip dan unzip untuk mengompres dan mendekompresi file terenkripsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.