Apa gunanya mengoptimalkan gambar ?

Mengoptimalkan gambar sebelum diunggah ke website WordPress akan berdampak besar bagi kecepatan website Anda.

Jika masih baru menggunakan WordPress, Anda biasanya langsung mengunggah gambar untuk cover, konten di artikel tanpa melakukan optimasi terlebih dahulu.

Masalahnya adalah jika file gambar memiliki ukuran yang besar.

Ini akan membuat website berjalan lebih lambat, karena adanya proses loading yang berat untuk memunculkan gambar.

Anda dapat memperbaikinya dengan melakukan optimasi gambar.

Pada artikel ini, kita akan mempelajari cara mengoptimalkan gambar untuk menjaga performa web yang lebih cepat tanpa kehilangan kualitas.

Kita juga akan membahas, plugin apa saja yang berguna untuk pengoptimalan gambar secara otomatis untuk WordPress, sehingga Anda tidak perlu repot-repot melakukan optimasi gambar secara manual.

Berikut, apa-apa saja yang akan kita pelajari dalam artikel ini :

  • Apa itu pengoptimalan gambar? (gambar yang dioptimalkan vs tidak dioptimalkan)
  • Mengapa pengoptimalan gambar penting? Apa manfaatnya?
  • Bagaimana cara menyimpan dan mengoptimalkan gambar untuk membantu kinerja web?
  • Alat dan aplikasi pengoptimalan gambar terbaik
  • Plugin pengoptimalan gambar terbaik untuk WordPress

Apa itu Pengoptimalan Gambar? (Gambar yang Dioptimalkan vs Tidak Dioptimalkan)

Pengoptimalan gambar adalah proses menyimpan dan mengirimkan file gambar menjadi ukuran sekecil mungkin tanpa mengurangi kualitas gambar secara keseluruhan.

Meskipun prosesnya terdengar rumit, tapi cara melakukannya cukup mudah.

Anda dapat menggunakan banyak plugin dan aplikasi pengoptimalan gambar untuk mengompresi gambar secara otomatis hingga 80% tanpa kehilangan kualitas gambar.

Berikut contoh gambar yang dioptimalkan vs tidak dioptimalkan:

Seperti yang Anda lihat, jika dioptimalkan dengan benar, gambar yang sama bisa jadi 75% lebih kecil dari aslinya tanpa terjadi penurunan kualitas.

Bagimana Optimasi Gambar Bekerja?

Secara sederhana, pengoptimalan gambar bekerja dengan menggunakan teknologi kompresi seperti “Lossy” dan “Lossless” yang membantu mengurangi ukuran file secara keseluruhan tanpa kehilangan kualitas aslinya.

Apa Maksudnya Mengoptimalkan Gambar?

Mungkin Anda pernah melakukan test kecepatan website seperti google speed dan mendapat rekomendasi agar mengurangi ukuran file gambar untuk mengoptimalkan kecepatan web.

Baca artikel, 15 Cara mempercepat loading website.

Mengapa Pengoptimalan Gambar Penting? Apa Manfaat Pengoptimalan Gambar?

Meskipun ada banyak manfaat dari mengoptimalkan gambar, berikut beberapa manfaat teratas yang harus Anda ketahui:

  • Website menjadi lebih cepat diakses/dibuka
  • Peringkat SEO meningkat
  • Bagi pemilik toko online, tingkat konversi menjadi lebih tinggi untuk penjualan dan untuk mendapatkan prospek
  • Memakan lebih sedikit penyimpanan hosting/server dan bandwidth (yang dapat mengurangi biaya hosting dan CDN)
  • Backup web menjadi lebih cepat (juga mengurangi biaya backup)

Selain video, gambar adalah item terberat di halaman web.

Menurut HTTP archive, gambar mencapai 21% rata-rata dari total berat halaman web.

Website yang cepat menemiliki nilai lebih tinggi di mesin pencari (SEO) dan menghasilkan konversi yang lebih baik, jadi, pengoptimalan gambar adalah sesuatu yang wajib bagi setiap web bisnis jika ingin sukses.

Untuk melengkapi pengetahuan Anda terkait SEO, silahkan baca Panduan SEO lengkap untuk pemula, panduan SEO On Page dan 19 Panduan SEO untuk toko online WordPress.

Seberapa besar perbedaan yang dapat dihasilkan dari pengoptimalan gambar?

Menurut studi Strangeloop, penundaan satu detik dalam waktu muat web dapat menyebabkan :

  • Kehilangan 7% penjualan
  • 11% lebih sedikit tampilan halaman,
  • Penurunan kepuasan pelanggan sebesar 16%

Bagaimana Cara Menyimpan dan Mengoptimalkan Gambar untuk Performa Web?

Kunci sukses pengoptimalan gambar adalah menemukan keseimbangan antara ukuran file terendah dan kualitas gambar yang dapat diterima.

3 hal yang berperan besar dalam pengoptimalan gambar adalah:

  • Format file gambar (JPEG vs PNG vs GIF)
  • Kompresi (Kompresi lebih tinggi = ukuran file lebih kecil)
  • Dimensi Gambar (tinggi dan lebar)

Dengan memilih kombinasi yang tepat dari ketiganya, Anda dapat mengurangi ukuran gambar hingga 80%.

Mari kita lihat masing-masing lebih detail.

  1. Format File Gambar

Untuk sebagian besar pemilik web, hanya 3 format file gambar yang benar-benar penting adalah JPEG, PNG, dan GIF.

Memilih jenis file yang tepat memainkan peran penting dalam pengoptimalan gambar.

Supaya lebih sederhana, mari kita bagi sebagai berikut :

  • Gunakan format JPEG untuk foto atau gambar dengan banyak warna,
  • Gunakan format PNG untuk gambar sederhana atau saat Anda membutuhkan gambar transparan
  • Gunakan format GIF untuk gambar animasi.

Bagi mereka yang tidak mengetahui perbedaan antara setiap jenis file, format gambar PNG tidak dikompresi, yang berarti kualitas gambarnya lebih tinggi.

Sisi negatifnya adalah ukuran file jauh lebih besar.

Di sisi lain, JPEG adalah format file terkompresi yang sedikit mengurangi kualitas gambar untuk memberikan ukuran file yang jauh lebih kecil.

Sedangkan GIF hanya menggunakan 256 warna bersama dengan kompresi lossless yang menjadikannya pilihan terbaik untuk gambar animasi.

Namun, Anda dapat menggunakan ketiga format ini, tergantung kebutuhan Anda.

  1. Kompresi

Hal berikutnya adalah kompresi gambar, yang berperan besar dalam pengoptimalan gambar.

Ada berbagai jenis dan tingkat kompresi gambar yang tersedia.

Pengaturan untuk masing-masing akan bervariasi tergantung pada aplikasi kompresi gambar yang Anda gunakan.

Sebagian besar software pengeditan gambar seperti Adobe Photoshop, GIMP, Affinity Photo, dan lainnya dilengkapi dengan fitur kompresi gambar bawaan.

Anda juga dapat menyimpan gambar ke laptop, kemudian menggunakan aplikasi web seperti TinyPNG atau JPEG Mini untuk kompresi gambar yang lebih mudah.

Meskipun manual, kedua metode ini memungkinkan Anda mengompresi gambar sebelum mengunggahnya ke WordPress.

Ada juga beberapa plugin WordPress seperti Optimole, EWWW Image Optimizer, dan lainnya yang dapat mengompres gambar secara otomatis saat Anda pertama kali mengunggahnya.

Banyak pemula dan perusahaan besar lebih suka menggunakan plugin pengoptimalan gambar, karena berjalan otomatis, mudah dan nyaman.

  1. Dimensi Gambar

Biasanya, ketika Anda mengimpor foto dari ponsel atau kamera digital, file gambar memiliki resolusi yang sangat tinggi dan dimensi file yang besar (tinggi dan lebar).

Biasanya, foto-foto ini memiliki resolusi 300 DPI dan dimensi mulai dari 2000 piksel atau lebih.

Foto-foto berkualitas tinggi ini sangat cocok untuk pencetakan, tapi tidak cocok untuk web.

Mengurangi dimensi file menjadi lebih kecil dapat mengurangi ukuran file gambar secara signifikan.

Anda dapat menggunakan software untuk mengubah ukuran gambar di komputer Anda.

Misalnya, kita ingin mengoptimalkan foto dengan ukuran file asli 1,8 MB, resolusi 300 DPI, dan dimensi gambar 4900 × 3200 piksel.

Kita memilih format jpeg untuk kompresi yang lebih tinggi dan mengubah dimensi menjadi 1200 × 795 piksel, dan itu mengurangi ukuran file gambar menjadi 103 KB.

Ini sudah 94% lebih kecil dari ukuran file aslinya.

Sekarang setelah Anda mengetahui 3 faktor penting dalam pengoptimalan gambar, mari kita lihat berbagai aplikasi pengoptimalan gambar untuk web.

Aplikasi dan Software Pengoptimalan Gambar Terbaik

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, sebagian besar software pengeditan gambar dilengkapi dengan pengoptimalan gambar dan pengaturan kompresi.

Selain software, ada juga alat untuk pengoptimalan gambar gratis yang bisa dilakukan secara online.

Anda bisa memilih mana yang cocok untuk Anda, gunakan alat ini sebelum Anda mengunggahnya ke WordPress.

  1. Adobe Photoshop

Adobe Photoshop adalah software premium yang dilengkapi dengan fitur untuk menyimpan gambar yang dioptimalkan untuk web.

Cukup buka gambar Anda dan klik opsi “File» Save for Web“.

Ini akan membuka kotak dialog baru.

Di sebelah kanan, Anda dapat mengatur format gambar yang berbeda-beda.

Untuk format JPEG, Anda akan melihat opsi kualitas yang berbeda.

  1. GIMP

GIMP adalah software gratis dan open source selain Adobe Photoshop.

Software ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan gambar untuk web.

Kelemahannya adalah tidak mudah digunakan seperti beberapa alat lain dalam daftar ini.

Pertama, Anda perlu membuka gambar Anda di GIMP dan kemudian pilih opsi File »Export As.

Ini akan memunculkan kotak dialog simpan file.

Beri nama baru pada file Anda dan kemudian klik tombol ekspor.

Selanjutnya, akan muncul pilihan ekspor gambar.

Untuk file jpeg, Anda dapat memilih tingkat kompresi untuk memperkecil ukuran file.

Terakhir, klik tombol ekspor untuk menyimpan file gambar yang dioptimalkan.

  1. TinyPNG

TinyPNG adalah aplikasi web gratis yang menggunakan teknik kompresi lossy cerdas untuk mengurangi ukuran file PNG Anda.

Yang harus Anda lakukan adalah silahkan buka web mereka dan mengunggah gambar (seret & lepas) ke web mereka.

Menggunakan TinyPNG untuk mengoptimalkan gambar untuk WordPress

Web ini akan mengkompres gambar secara online, setelah selesai, akan muncul tautan unduhan.

Silahkan klik tautan unduhan untuk mendownload hasil file gambar yang sudah dikompress

Anda juga dapat menggunakan web yang serupa seperti TinyJPG, untuk kompresi gambar JPEG.

Web ini juga memiliki ekstensi untuk Adobe Photoshop yang dapat digunakan sebagai bagian dari proses pengeditan gambar karena menggabungkan yang terbaik dari TinyPNG dan TinyJPG di dalam Photoshop.

Untuk developer, web ini memiliki API untuk mengonversi gambar secara otomatis, dan untuk pemula web ini memiliki plugin WordPress yang dapat melakukan compress gambar secara otomatis untuk Anda.

  1. JPEG Mini

JPEGmini menggunakan teknologi kompresi lossless yang secara signifikan mengurangi ukuran gambar tanpa memengaruhi kualitas perseptualnya.

Anda juga dapat membandingkan kualitas gambar asli dan gambar terkompresi.

Anda dapat menggunakan versi web secara gratis, atau membeli software untuk komputer.

Mereka juga memiliki API berbayar untuk mengotomatiskan proses compress gamar di server Anda.

  1. ImageOptim

ImageOptim adalah tools untuk Mac, yang memungkinkan Anda mengompres gambar tanpa kehilangan kualitas dengan mencari parameter kompresi terbaik dan menghapus profil warna yang tidak perlu.

Jika Anda pengguna Windows, maka Anda dapat menggunakan Trimage.

Plugin Pengoptimalan Gambar Terbaik untuk WordPress

Cara terbaik untuk mengoptimalkan gambar adalah dengan melakukannya secara manual sebelum mengunggahnya ke WordPress.

Namun, jika Anda adalah orang yang sibuk dan mengelola banyak website, maka Anda membutuhkan tools otomatis.

Solusi untuk ini , Anda dapat mencoba plugin kompresi gambar WordPress.

Berikut daftar plugin kompresi gambar WordPress terbaik:

  1. Optimole
  2. EWWW Image Optimizer
  3. Compress JPEG & PNG Image – plugin oleh tim TinyPNG yang kita bahas di atas.
  4. Imagify – plugin ini dibuat oleh tim pembuat plugin WP Rocket yang populer.
  5. ShortPixel Image Optimizer
  6. WP Smush
  7. reSmush.it

Gunakan salah satu saja dari plugin pengoptimalan gambar WordPress ini untuk membantu Anda mempercepat web.

Atau baca artikel 5 plugin kompresi WordPress Terbaik untuk melihat perbandingan masing-masing plugin.

Kesimpulan Akhir dan Praktik Terbaik untuk Pengoptimalan Gambar

Jika Anda belum mengoptimalkan gambar yang Anda unggah ke website, maka sekaranglah saat untuk melakukannya.

Anda akan merasakan perbedaan besar pada kecepatan web, dan pengunjung website Anda akan betah berkunjung ke website Anda.

Dengan membaiknya kecepatan web, secara perlahan peringkat SEO Anda juga akan membaik, sehingga peluang website Anda muncul di halaman pertama mesin pencari semakin besar.

Saya berharap artikel ini membantu Anda mempelajari cara mengoptimalkan gambar di WordPress sehingga dapat mempercepat akses website Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.