Semua marketing memahami bahwa menambahkan bukti sosial dapat meningkatkan penjualan.

Itulah sebabnya merek besar seperti Amazon, WordPress, MailChimp, dan hampir semua perusahaan, menggunakan bukti sosial di situs mereka.

Dalam panduan ini, mbah wp akan membahas 25 cara menggunakan bukti sosial untuk meningkatkan penjualan.

Baik, pertama sekali ada baiknya kita membahas dulu, apa sih bukti social itu ?

Definisi bukti sosial:

Bukti sosial adalah fenomena psikologis di mana orang menyesuaikan diri dengan tindakan orang lain, dengan asumsi bahwa tindakan tersebut mencerminkan perilaku yang benar dan seharusnya dilakukan.

Orang marketing menggunakan bukti sosial sebagai cara meningkatkan penjualan dengan meredakan rasa khawatir dalam pikiran pelanggan.

Tools Instagram Marketing
Ledakkan penjualan Anda di Instagram menggunakan tools Instagram Marketing Mbah WP ini.

Auto Posting sesuai jadwal kapan follower aktif , Auto-follow, Auto-Unfollow, Auto-Comment, Auto-DM, Auto-Repost, Auto-Like, Analisis Instagram

Untung 2x lipat di Instagram

Sudah digunakan oleh 1.500 Internet Marketer
2019 (C) All rights reserved Mbah WP.

Kekuatan bukti social tidak dapat diabaikan.

Penelitian menunjukkan hampir 70 % konsumen online melihat ulasan sebuah produk sebelum melakukan pembelian.

Fakta hasil penelitian menyatakan bahwa ulasan (testimony) produk 12 kali lebih dipercaya daripada deskripsi produk dan copywriting penjualan yang dibuat oleh produsen.

Dengan kata lain, konsumen menginginkan bukti dari rekan-rekan mereka, orang-orang yang sudah membeli produk sebelumnya dan pihak ketiga yang tidak memihak (netral) — bukan cerita dari sang penjual produk.

Cara terbaik untuk memahami seperti apa itu bukti sosial adalah dengan melihat contoh bukti sosial dalam kehidupan nyata yang Anda temui setiap hari …

  • Restoran sering membuat batasan di area penerima tamu sehingga orang yang menunggu meja akan dipaksa menunggu di luar. Ini seolah-olah menunjukkan kepada orang-orang yang lewat bahwa restoran tersebut sangat ramai dan disukai banyak orang. Sebagai akibatnya, orang yang lewat akan tergoda dan merencanakan untuk mengunjungi restoran tersebut.
  • Toko-toko sering memposting gambar-gambar selebriti yang berbelanja di tempat itu, tujuannya secara tidak langsung memberitahukan pengunjung bahwa orang-orang terkenal ini menyukai produk dan layanan mereka.
  • Club-club sering kali mengharuskan orang yang mau bergabung harus masuk daftar tunggu untuk mendapatkan keanggotaan. Meskipun daftar tunggu kadang diperlukan untuk mencegah terlalu banyak anggota bergabung, faktanya adalah cara ini dibuat agar club tersebut kelihatan lebih eksklusif.

Seperti yang Anda lihat, bukti sosial ada di sekitar Anda.

Sebagai pelanggan Anda merupakan subjek dari bukti sosial, nah…Anda juga harus mulai memanfaatkannya di situs Anda sendiri.

Ketika digunakan secara efektif, bukti sosial dapat secara drastis dan cepat meningkatkan penjualan online.

Sekarang, Anda setelah memahami kekuatan bukti sosial, di mana Anda bisa menemukan bukti sosial untuk digunakan di situs Anda?

6 Jenis Bukti Sosial

Ada 6 jenis / sumber utama bukti sosial.

Mulailah dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah Anda miliki, kemudian temukan lebih banyak lagi…

  1. Pelanggan – bukti sosial dari pelanggan atau pembeli yang sudah pernah membeli produk Anda (mis. testimonial atau studi kasus).
  2. Pakar – bukti sosial dari pakar yang kredibel, terhormat dan diakui di industri Anda (mis. Pendapat dari para pakar yang menunjukkan kesamaan pendapat dengan para pembeli, sesuai dengan yang Anda harapkan).
  3. Selebriti – bukti sosial dari selebritas atau influencer lain (mis. Selebritas yang telah membeli produk Anda, atau mengunjungi usaha Anda).
  4. Orang ramai – sejumlah besar orang yang memberikan bukti sosial (mis. “300.000+ situs telah menggunakan layanan social marketing dari kami untuk meningkatkan penjualan lewat Instagram”).
  5. Teman – orang yang berteman dengan pengguna / pengunjung situs Anda (mis. “50 dari teman Anda menyukai Mbah WP”).
  6. Sertifikasi – penilaian dari pihak ke-3 yang terpercaya yang menyatakan bahwa Anda adalah sumber produk/jasa yang berpengetahuan luas, berkualitas tinggi atau dapat dipercaya (mis. “BPOM untuk makanan dan obat-obatan, ISO untuk standar Internasional, SNI untuk standar Indonesia, MUI”).

Oke, sekarang setelah Anda tahu jenis bukti social, mari kita lihat 25 cara menggunakan bukti sosial untuk meningkatkan penjualan melalui website Anda.

  1. Real-time Statistik

Menampilkan statistik secara real time (langsung) dari berapa banyak orang yang mengunjungi halaman situs, atau berapa banyak orang yang sedang melakukan order merupakan teknik bukti social yang bagus juga desakan bagi pengunjung lain untuk segera melakukan hal yang sama juga.

Contoh, web seperti tripadvisor.com, hotels.com menunjukkan secara langsung ketika sebuah tiket, kamar atau paket perjalanan dipesan secara real time.

Semakin banyak yang pesan, maka ketersediaan kamar semakin sedikit dan harga juga perlahan naik. Ini akan mendesak seseorang untuk segera memesan kamar tersebut sebelum kehabisan.

Anda dapat membuat model bukti social seperti ini menggunakan TRustPulse. Alat ni dapat menampilkan aktifitas langsung situs Anda dalam bentuk popup kecil yang menarik perhatian.

Anda dapat menampilkan pembelian yang terjadi, pendaftaran apapun yang Anda inginkan.

Pengaturannya juga gampang, hanya butuh 5 menit untuk mengatur, alat ini bisa menaikkan nilai konversi sampai 15%.

  1. Testimoni Pelanggan

Ini yang paling umum digunakan oleh para pebisnis online.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nielsen, 92% orang akan percaya dengan rekomendasi teman dekat mereka, dan 70% orang percaya rekomendasi dari seseorang yang tidak mereka kenal.

Amazon, sebagai toko online terbesar selalu menampilkan ulasan dari pembeli juga rating dalam setiap produk.

Freshbook, software kwitansi popular untuk bisnis kecil menampilkan testimony mengapa para pebisnis UKM menyukai produk mereka.

Dengan melakukan ini, mereka menargetkan testimony mereka langsung kepada pengunjung situs.

Ulasan dan testimonial pelanggan dapat ditampilkan dalam bentuk yang berbeda, selama bentuk tersebut menyoroti nilai produk Anda melalui suara-suara pelanggan yang puas.

Bahkan, menurut sebuah penelitian, testimonial dapat meningkatkan konversi pada halaman penjualan sebanyak 34 %.

Kuncinya adalah menemukan bentuk testimonial terbaik untuk situs Anda.

  1. Dukungan Dari Selebriti/Artis

Selebriti dan pakar industri terkenal adalah sumber bukti sosial yang hebat dalam hal membangun otoritas dan membuktikan nilai produk Anda.

Dukungan dari selebriti bisa datang dalam bentuk berbayar atau dukungan alami, karena mereka memang menyukai produk Anda.

Dukungan berbayar artinya, Anda membuat kontrak dengan selebiriti di mana Anda membayar sejumlah uang pada mereka untuk mewakili merek Anda.

Ini biasa dilakukan perusahaan besar seperti Pepsi dan Priceline dan banyak lagi.

William Shatner menghasilkan $ 600 juta dengan menjadi juru bicara Priceline.

Dukungan alami dari selebriti artinya selebriti tersebut secara publik menyukai dan menyetujui merek/produk Anda atas kemauan sendiri.

Video WPBeginner menyoroti para pakar industri yang merekomendasikan pelatihan video WordPress gratis.

  1. Studi Kasus

Walaupun lebih bersifat formal, studi kasus sering digunakan untuk memberikan bukti sosial dengan otoritas tinggi.

Juga disebut sebagai bukti sosial jangka panjang, studi kasus adalah bukti social dalam ulasan panjang dan mendalam.

Studi kasus memiliki reputasi lebih kuat daripada ulasan singkat.

Shopify, software eCommerce populer mengulas kisah sukses pelanggan mereka sebagai studi kasus jangka panjang.

  1. Ulasan Media

Apakah produk atau merek Anda pernah dibahas di media ?  majalah, koran, tv atau radio ?

Kalau ya, ambil kutipan dari media tersebut dan sisipkan di situs Anda untuk membuat otoritas terhadap produk Anda.

Teknik ini dilakukan oleh Freshbooks di beranda mereka:

Contoh yang lain, situs Markhor menyisipkan kutipan dari berbagai media yang membahas produk mereka, pembuat sepatu kulit berkualitas tinggi.

 

Cara yang lebih sederhana adalah dengan menyisipkan logo media tersebut dalam situs Anda.

  1. Pelanggan

Salah satu strategi pembuktian sosial yang sangat bagus dan efektif adalah penggunaan logo dari para pelanggan.

Tunjukkan kepada pengunjung siapa saja yang menjadi pelanggan Anda, beritahu mereka bahwa produk Anda digunakan oleh perusahaan sukses tersebut.

Sendgrid, layanan email marketing populer menampilkan logo pelanggan mereka di header situs dan di bagian bawah halaman.

  1. Layanan Trust Seals

Trust Seal adalah layanan yang menunjukkan bahwa produk/website anda dapat dipercaya, memiliki system yang aman dalam bertransaksi, dll.

Dengan menambahkan logo Trust Seals pada halaman checkout, Anda dapat meningkatkan penjualan.

Blue Fountain Media melakukan split-test, dan mereka menemukan bahwa dengan menambahkan logo Trust Seals dari Verisign, konversi penjualan mereka meningkat sebesar 42%.

Ada banyak logo keamanan yang dapat Anda tambahkan di situs Anda seperti Norton, McAfee, Better Business Bureau, dll.

Baymard Institute melakukan penelitian yang menunjukkan logo mana yang lebih dipercaya oleh pelanggan:

  1. Sertifikasi dan Lencana

Jika bisnis Anda memiliki sertifikasi atau akreditasi industri tertentu, segera tampilkan di situs Anda.

Sebagian besar organisasi sertifikasi dan akreditasi memiliki lencana atau logo yang dapat ditampilkan secara bebas di situs.

Beberapa logo sertifikasi telah terbukti meningkatkan konversi penjualan sebanyak 30 %.

Pagely, penyedia hosting WordPress terkenal, menampilkan lencana Mitra Layanan Web Amazon di header situs mereka.

Kristi Hines, seorang penulis freelance terkenal menampilkan semua sertifikasi di halaman Hire Me-nya.

  1. Integrasi Platform

Jika produk atau layanan Anda terhubung dengan layanan pihak ketiga, maka salah satu bukti sosial terbaik yang dapat Anda tambahkan adalah logo mitra integrasi Anda.

Dengan melakukan ini, Anda menempatkan produk Anda pada perusahaan merek yang kredibel dan akrab dengan pengunjung..

Ketika pengunjung datang, mereka mungkin tidak tahu siapa kita, tetapi mereka pasti pernah mendengar tentang MailChimp, AWeber, Infusionsoft, WordPress, Magento, Shopify, dll yang menambah kepercayaan ke platform kita.

Baremetrics melakukannya di header mereka dengan menyatakan bahwa mereka adalah aplikasi analitik yang menggunakan aplikasi pembayaran terkenal Stripe.

  1. Jumlah Share Sosial Media

Salah satu bentuk bukti sosial yang sangat sederhana adalah jumlah share ke social media.

Jumlah share media sosial paling sering digunakan untuk menunjukkan bukti sosial pada posting blog.

Ana bisa menggunakan plugin Social Share & Locker Pro untuk membuat tombol share premium di postingan Anda.

  1. Jumlah Subcriber / Pengguna / Pelanggan

Jumlah subcriber, pengguna, atau pelanggan Anda adalah statistik berharga yang membawa kepercayaan pada merek Anda.

MailChimp menekankan bahwa lebih dari 10 juta orang menggunakan MailChimp untuk mengirim 600 juta email setiap hari.

WordPress.com menekankan bahwa 25 % web di Internet menggunakan WordPress.

Demikian pula, Anda dapat menggunakan statistik yang relevan untuk menyampaikan maksud Anda.

Akismet, filter spam komentar untuk WordPress, menekankan bahwa mereka memblokir lebih dari 7,5 juta komentar spam per jam.

Teknik ini dapat meningkatkan konversi penjualan.

  1. Bukti Media Sosial

Saat ini banyak orang sudah menggunakan media sosial, berbagai merek menggunakan status media sosial sebagai bukti sosial dengan menekankan apa yang dikatakan pelanggan tentang mereka.

Pagely menampilkan testimonial pengguna dari Twitter di situs mereka:

Campaign Monitor, layanan email marketing populer menampilkan testimonial tweet di catatan kaki.

  1. Rating dan Review

Tahukah Anda bahwa 63 % konsumen lebih cenderung membeli dari suatu situs jika memiliki rating dan review produk?

Jika Anda memiliki toko online, gunakan rating dan review untuk meningkatkan konversi penjualan pada halaman produk Anda.

  1. Skor Tes

Skor tes dari pihak ketiga yang independen sangat membantu untuk meredakan rasa khawatir dari pelanggan.

Misalnya, kartu skor/nilai “Toko Tepercaya” dari Google berdasarkan kriteria tertentu, sangat penting bagi pembeli sebelum melakukan pembelian.

  1. “Best Seller”

Mantra “Best Seller” juga cukup ampuh untuk mendongkrak konversi penjualan.

Seseorang yang mungkin masih ragu untuk membeli produk Anda, kemungkinan segera memutuskan untuk membeli karena  melihat staus “Best Seller” di produk Anda.

Itulah sebabnya Amazon menyebut produk mana yang memiliki penjualan terbaik mereka dengan logo “# 1 Best Seller” yang menarik.

  1. “Kostumer juga membeli …”

Tunjukkan kepada calon pembeli produk serupa yang dibeli pelanggan Anda bersama dengan produk yang sedang mereka lihat.

Ini bukan hanya taktik untuk menjual silang produk Anda – itu adalah bentuk bukti sosial yang secara tersembunyi menyatakan bahwa orang lain membeli produk Anda.

  1. Rekomendasi Pelanggan

Cara yang sangat ampuh untuk meningkatkan penjualan adalah dengan memberikan bukti social dalam bentuk survei pelanggan.

Survei para pelanggan yang membeli prduk Anda, kemudian tunjukkan berapa persentase pelanggan yang akan membeli produk Anda lagi.

NakedWines melakukan ini dengan meminta pelanggan yang membeli sebotol anggur untuk memberikan peringkat dan menyatakan apakah mereka akan membelinya lagi dan kemudian menghitung persentase keseluruhan.

Kemudian mereka menulisan sebuah copywriting yang keren di samping penawaran produk mereka :

89% dari mereka yang mencobanya akan membelinya lagi, dan kami tidak menyalahkan mereka karena keputusan itu!
  1. Jumlah Pesanan

Triknya adalah, tunjukkan berapa banyak pesanan yang sudah Anda miliki, atau berapa kali produk Anda telah terjual akan meningkatkan konversi penjualan.

Ini contoh dari GoodReads. Dalam deskripsi produk buku Dale Carnegie, mereka menunjukkan  lebih dari 15 juta kopi telah terjual.

Calon pembeli akan mulai berpikir, 15 juta orang tidak mungkin salah, kan?

  1. Ambassador (Duta Produk)

Untuk meningkatkan review dari pelanggan, aturlah agar mereka bisa membuat profil dan menjadi duta merek di toko online/website Anda.

Ini menunjukkan kepada calon pembeli bahwa produk Anda sangat baik sehingga pelanggan tidak hanya menyukainya, tetapi mereka juga mempromosikannya.

Sweaty Betty, sebuah perusahaan pakaian kebugaran, menginjinkan pembeli untuk membuat profil mereka sendiri di setiap halaman produk mereka di bawah bagian “Ulasan Produk”.

  1. Posting / Produk Populer

Memamerkan postingan  atau produk populer membuktikan bahwa orang lain tertarik pada konten/produk Anda, jadi aturlah supaya postingan/produk popular Anda berada pada tempat yang strategis.

Anda bisa menempatkan di sidebar toko online/situs Anda.

John Lewis memiliki bagian khusus untuk menempatkan produk dengan penjualan teratas di beranda.

Ini sangat bagus untuk calon pembeli yang ingin membeli hadiah tetapi tidak tahu apa yang harus dibeli.

  1. Tampilkan Pelanggan Anda

Sifat psikologi manusia adalah senang ditampilkan (pamer), oleh sebab itu tampilkanlah pelanggan Anda yang senang sebagai bukti sosial

Dengan memamerkan pelanggan, Anda dapat memamerkan kreasi, gaya, atau apa pun yang telah mereka buat atau lakukan menggunakan produk Anda.

Sebagai contoh, Modcloth memiliki galeri gaya di mana pelanggan dapat memposting foto diri mereka mengenakan produk Modcloth.

Teknik ini lebih ampuh dibanding harus menyewa model profesional. Pengunjung akan tertarik, karena jika orang  biasa saja yang pakai sudah kelihatan keren, tentunya mereka juga akan keren jika memakai produk tersebut.

  1. Gunakan Bukti Sosial dengan Foto

Ngomong-ngomong, walaupun bukti social yang Anda tampilkan beneran, itu tidak menjamin pengunjung langsung percaya begitu saja.

Jadi, bagaimana Anda meyakinkan mereka?

Menurut penelitian, cara terbaik untuk membuat orang percaya dengan bukti social Anda adalah dengan memasukkan foto.

Ini contoh dari halaman testimonial yang menyertakan foto.

  1. Gunakan Bukti Sosial Dengan Kesamaan

Menurut prinsip kesamaan psikologis, orang-orang  cenderung menyukai orang lain yang mereka anggap mirip dengan diri mereka sendiri.

Aristoteles mengerti bagaimana kesamaan mengarah pada rasa suka dan berkata dalam Retorikanya:

Segala sesuatu seperti dan mirip dengan diri sendiri itu menyenangkan, dan karena setiap orang lebih suka dan lebih mirip dengan dirinya daripada orang lain, maka kita semua harus lebih atau kurang menyukai diri kita sendiri … Itulah sebabnya kita biasanya menyukai penyanjung kita, [kekasih kita,] ; juga anak-anak kita, karena anak-anak kita adalah pekerjaan kita sendiri.

Jadi untuk meningkatkan kekuatan bukti sosial Anda, gunakan sumber yang mirip dengan calon pembeli Anda.

Anda dapat melakukan ini dengan testimonial, studi kasus, dan bahkan angka. Misalnya, “Bergabunglah dengan 10.000+ marketing lainnya!”.

  1. Gunakan Bukti Sosial dengan Cerita

Menurut psikolog Christopher Chabris dan Daniel Simons, cerita dan contoh lebih dapat dipercaya daripada statistik karena melekat dalam pikiran orang, sedangkan angka tidak.

Cerita juga bersifat sangat membujuk karena kita cenderung membayangkan diri kita sendiri dalam cerita yang kita dengar.

Dalam studi kasus dan testimonial Anda, minta pelanggan untuk menggambarkan situasi mereka sebelum dan juga setelah menggunakan produk Anda.

Lukis gambaran masalah mereka, mengapa mereka memilih Anda, dan bagaimana cara Anda membantu mereka.

  1. Jangan Gunakan Bukti Sosial Negatif

Bukti sosial negatif adalah ketika Anda memperingatkan calon pembeli tentang bahaya jika tidak membeli produk Anda, dan mendukung pernyataan tersebut dengan bukti dari orang lain yang juga menyesal karena tidak membeli produk Anda.

Berikut beberapa contoh bukti sosial negatif:

  • “Tahun ini orang Indonesia akan menghasilkan lebih banyak sampah dan polusi daripada sebelumnya.”
  • “4 Tahun yang lalu, lebih dari 22 juta wanita dengan status lajang tidak memilih.”

Menurut sebuah penelitian oleh psikolog Noah Goldstein dan Steve Martin, jenis bukti sosial ini tidak berfungsi.

Bahkan, sebenarnya memiliki efek sebaliknya.

Para psikolog menguji 3 tanda berbeda yang dipasang di Arizona Petrified Forest untuk mencegah pencurian kayu di taman.

Satu tanda menggunakan bukti sosial negatif.

Bunyinya, “Banyak pengunjung sebelumnya mencuri kayu dari taman, merusak tatanan alami Hutan.”

Yang terjadi adalah tanda ini tidak hanya gagal mengurangi pencurian tetapi juga benar-benar melipatgandakan jumlah pencurian!

Rupanya, memberikan bukti bahwa banyak orang lain sudah mencuri hanya membuat mereka lebih percaya diri bahwa mencuri itu “oke”.

Jadi, jangan gunakan bukti sosial negatif.

Mungkin benar ada calon pembeli Anda yang “menyesal”, tetapi teknik ini tidak akan berhasil membujuk orang menjadi pembeli baru.

Itu dia! Sekarang giliran Anda. Setelah membaca artikel ini, Anda siap untuk menambahkan bukti sosial di situs Anda dan meningkatkan konversi penjualan.

Pilih salah satu contoh bukti sosial di atas dan tambahkan ke situs Anda sekarang.

Ingatlah untuk melacak tingkat konversi Anda sebelum dan sesudah, sehingga Anda dapat melakukan studi kasus sendiri.

Semoga berhasil!

Langganan Artikel Mbah WP
Dapatkan informasi artikel terbaru seputar Tips & Trik Internet Marketing, blogging, wordpress, SEO yang saya kirimkan langsung ke alamat email Anda.
2019 (C) Mbah WP All rights reserved.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.