3 Cara Menyematkan Kode iFrame di WordPress

0
16

Apakah Anda ingin menyematkan kode iFrame di postingan atau halaman WordPress?

iFrames adalah cara mudah untuk menyematkan video atau konten lain ke website Anda tanpa perlu mengunggahnya.

Banyak platform pihak ketiga seperti YouTube mengizinkan pengguna menggunakan iframe untuk menyematkan konten ke web mereka.

Pada artikel ini, kita akan belajar cara menyematkan kode iFrame di WordPress menggunakan beberapa metode.

Apa itu iFrame?

IFrame memungkinkan video atau konten dari website lain di sematkan ke website Anda. Artinya, Anda dapat menampilkan video atau konten di website Anda tanpa perlu memperberat kerja hosting website Anda.

Jadi, file video atau konten yang ditampilkan masih berada di hosting sumbernya.

Untuk menyematkan iframe, Anda perlu menambahkan kode HTML khusus.

Caranya sangat mudah, jadi tidak usah takut kalau Anda merasa gaptek.

Mengapa Menggunakan iFrame?

Alasan penting menggunakan iFrame adalah untuk menghemat bandwith dan ruang penyimpanan hosting website Anda.

Selain itu, iFrame membantu menghindari pelanggaran terhadap konten berhak cipta milik orang lain. Karena, mendownload video kemudian mempostingnya di website Anda secara sembarangan, bisa terbentur dengan pelanggaran hak cipta.

Alasan kedua, jika video atau konten mengalami upgrade/pembaharuan, maka konten yang kita tampilkan di website secara otomatis juga akan diperbarui di iFrame.

iFrame juga memiliki beberapa kelemahan.

Tidak semua web mengizinkan Anda memasukkan konten mereka dalam bentuk kode iFrame. Selain itu, kode iFrame mungkin membuat tampilan menjadi terlalu besar atau kecil untuk halaman website Anda, dan Anda perlu menyesuaikannya secara manual.

Masalah lainnya adalah website HTTPS hanya dapat menggunakan iFrame untuk konten dari website HTTPS lain.

Demikian pula, website HTTP hanya dapat menggunakan iFrame untuk konten dari website HTTP lain.

Inilah sebabnya mengapa banyak platform seperti WordPress lebih memilih oEmbed.

Anda dapat menggunakan oEmbed untuk menyematkan video serta beberapa jenis konten lainnya hanya dengan menempelkan URL ke posting WordPress.

Konten akan secara otomatis menyesuaikan ukuran jika dibuka di laptop atau HP.

Penting: WordPress tidak mendukung oEmbed untuk postingan Facebook dan Instagram.

Baiklah, mari kita lihat 3 cara menyematkan kode iFrame ke website Anda.

  1. Gunakan Kode Sumber Penyematan untuk Menambahkan iFrame di WordPress

Banyak website besar memiliki menu untuk menyematkan konten mereka. Website ini biasanya menyediakan kode iFrame khusus yang bisa Anda copy dan tambahkan ke website Anda.

Di YouTube, Anda bisa menemukan kode ini dengan membuka video di YouTube, lalu mengklik tombol Bagikan di bawahnya.

Selanjutnya, Anda akan melihat jendela berisi berbagai pilihan untuk berbagi. Cukup klik tombol sematkan.

Sekarang, YouTube akan menampilkan kode iFrame.

Secara default, YouTube akan menyertakan kontrol pemutar.

Kami juga menyarankan agar Anda mengaktifkan mode privasi yang ditingkatkan.

Setelah itu, lanjutkan dan klik tombol Salin untuk menyalin kode.

Sekarang, Anda dapat menempelkan kode tersebut ke dalam posting atau halaman mana pun di website Anda.

Kita akan mencoba menambahkannya ke halaman baru di editor blok.

Untuk membuat halaman baru, buka menu Halaman » Tambah Baru di dasbor WordPress Anda.

Kemudian, tambahkan blok HTML ke halaman Anda.

Selanjutnya, Anda tinggal mem-paste kode iFrane ke blok editor.

Silahkan lihat pratinjau atau publikasikan untuk melihat video YouTube yang disematkan di sana.

Kiat: Jika Anda menggunakan editor klasik lama, Anda masih dapat menambahkan kode iFrame. Silahkan beralih ke tampilan Teks.

Mengganti antara tampilan visual dan teks di Editor Klasik dapat menyebabkan masalah dengan kode iFrame.

  1. Menggunakan Plugin WordPress iFrame untuk Menyematkan iFrame

Metode ini berguna karena memungkinkan untuk membuat kode iframe untuk menyematkan konten dari sumber mana pun, meskipun sumber tersebut tidak menyediakan kode semat.

Pertama, silahkan install plugin iFrame. Untuk lebih jelasnya, lihat panduan cara memasang plugin WordPress.

Setelah aktivasi, plugin akan langsung bekerja tanpa perlu pengaturan apapun. Silakan edit atau buat posting atau halaman.

Kemudian, tambahkan blok shortcode.

Setelah itu, gunakan shortcode ini untuk memasukkan kode iFrame Anda.

 [iframe src = "Letakkan URL di sini"]

Cukup ganti URL dengan URL konten yang ingin disematkan di website Anda.

Selanjutnya, pratinjau atau publikasikan posting Anda.

Anda dapat menambahkan parameter ke shortcode iFrame untuk mengubah tampilan konten yang disematkan.

Misalnya, Anda dapat mengatur lebar dan tinggi, dan menambah atau menghapus scrollbar atau perbatasan.

Anda dapat menemukan detailnya di halaman plugin iFrame.

Tips: Jika Anda menggunakan editor Klasik, Anda cukup menempelkan shortcode ke dalam posting atau halaman Anda. Anda tidak perlu beralih ke tampilan Teks.
  1. Membuat Kode iFrame dan Menyematkannya secara Manual di WordPress

Jika Anda memilih untuk tidak menggunakan plugin iFrame, Anda dapat membuat kode iFrame secara manual.

Untuk melakukan ini, Anda perlu menambahkan blok HTML di editor konten WordPress.

Pertama, tempelkan kode ini ke blok HTML Anda.

 <iframe src = "URL sumber di sini"> </iframe>

Cukup ganti “URL sumber di sini” dengan URL langsung untuk konten yang ingin Anda sematkan.

Anda dapat menambahkan parameter ekstra ke tag HTML.

Misalnya, Anda dapat mengatur lebar dan tinggi iFrame Anda.

Kode di bawah ini berarti konten yang disematkan akan menampilkan lebar 600 piksel dan tinggi 300 piksel.

<iframe src="Paste URL di sini" width="600" height="300"></iframe>

Ini berguna jika Anda konten yang ingin disematkan membutuhkan ruang yang lebih kecil.

Semoga artikel ini membantu Anda mempelajari cara menyematkan kode iFrame dengan mudah di WordPress.

Anda mungkin ingin membaca panduan tentang cara mempercepat wesite WordPress Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.