Hai…..saya tahu siapa Anda 🙂

Saya sama seperti Anda, saya dulunya bermimpi untuk lepas dari kerjaan kantoran yang membosankan, malas bangun meskipun jam sudah menunjukkan waktu untuk berangkat kerja, duduk dan terjebak dalam kemacetan, bekerja di ruangan kantor dari pagi sampai sore, menghabiskan sisa umur dengan gaji yang kecil hingga usia pensiun.

Saya mau lepas dari semua itu….rasanya membosankan hidup begitu terus.

…dan inilah pekerjaan impian saya.

Bangun bebas jam berapapun yang saya mau, membuka laptop dengan secangkir kopi hangat di tangan.

Libur kapanpun saya mau, menghabiskan waktu dengan orang yang saya cintai, dan melakukan perjalanan keliling dunia.

Ajibbb benerrr….

Namun, sayang seribu sayang itu hanyalah mimpi di siang bolong. Anda sudah sering kali melihat iklan di Internet yang menjanjikan 1 juta hanya dengan melakukan bla…bla…bla…, buat toko onlinemu sendiri dan hasilkan 1 Milyar, teknik kaya dari market place.

Banyak sekali iklan yang berisi omong kosong, angin surga untuk menipu dan menjebak Anda.

Semuanya menjanjikan cara mencari uang dan kaya dengan cepat, merubah kehidupan menjadi lebih baik, membangkitkan harapan baru, namun kedengaran begitu sulit untuk dipercayai.

Tapi saya percaya, Anda bukanlah orang bodoh. Anda tahu mereka hanyalah pembohong.

Faktanya, itu semua tidak semudah seperti yang kita dengar.

Tapi, tetap saja lebih banyak yang tertipu daripada yang waras. Kenapa ? Karena kebanyakan orang lebih senang mendengarkan dongeng.

Mereka lebih suka mendengar hal-hal yang bombastis, menyenangkan, bahwa bisnis online adalah bisnis yang gampang, meskipun pada akhirnya mereka cuma dapat ZONGGGG.

Jika Anda masih sering dibuai dengan iklan-iklan omong kosong tersebut, mungkin fakta berikut ini bisa menjadi masukan bagi Anda :

Pelajaran # 1: Anda tidak akan sukses berbisnis online dengan mengandalkan  “waktu senggang”.

Saat ini mungkin Anda sedang membuat sebuah blog, membangun sebuah kursus online, atau membangun toko online, Anda mungkin tidak menganggapnya sebagai “bisnis.”

Iseng aja…..ngisi waktu luang. Ntar nanti kalau dah sukses, baru deh serius.

Benar?

Yup, cara ini ngak akan berlaku jika Anda memang ingin sukses beneran.

Orang yang sukses di dunia bisnis melihat bisnis sebagai bisnis. Di hari pertama mereka merencanakan sebuah bisnis online, maka itu adalah bisnis yang serius.

Mereka yang sukses dalam bisnis onlinenya memiliki persiapan yang matang dalam bidang yang dibisniskannya.

Misalnya, Anda ingin memulai bisnis roti. Anda mungkin dapat bekerja di toko roti terlebih dahulu, mempelajari cara membuat roti, kemudian membuat sendiri ciri khas roti Anda, membuat sesuatu yang berbeda dalam bisnis Anda, berhemat lalu memluncurkan bisnis roti Anda sendiri yang bersaing dengan bisnis roti lainnya.

Dengan kata lain, Anda akan memikirkan dan berusaha dengan serius, mulai mempersiapkan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelumnya dan bekerja keras selama beberapa tahun untuk membuat bisnis ini lepas landas.

Ini adalah pola pikir normal bagi siapa pun yang ingin memulai usaha baru.

Untuk beberapa alasan, pola pikir orang lain sama sekali berbeda ketika berpikir tentang menghasilkan uang di Internet.

Mereka mencari cara cepat dan mudah, tidak butuh kerja keras dan waktu yang panjang. Mereka menginginkan cara untuk mempermainkan sistem, bukan cara untuk memenangkan pertandingan, main Adsense/admob tapi iklan klik sendiri pakai VPN. 🙂

Mereka mencoba meminimalkan investasi waktu dan uang mereka, mental gratisan, bangun toko online maunya themes premium tapi gratis, plugin premium tapi gratis, akhirnya cari bajakan…akhirnya toko onlinenya ambruk kena virus, tidak mau keluar modal, tapi pengen penghasilan Milyar. 🙂

Saya jujur saja pada Anda :

Itu kerjaan orang bodoh.

Menghasilkan uang di Internet sama sulitnya dengan menghasilkan uang dengan jenis bisnis offline apapun.

Bedanya, Anda tidak memerlukan bangunan fisik (tempat) dan modal yang besar untuk memulainya serta bisa dibuat dengan cepat, hanya saja ketika berbisnis online, Anda langsung dihadapkan dengan persaingan global.

Anda harus lebih baik, lebih cerdas, dan lebih cepat dibandingkan jika Anda hanya jualan di kompleks perumahan atau di pasar kecamatan.

Anda harus siap jika ternyata uang yang Anda hemat , simpan selama bertahun-tahuan dan investasikan untuk bisnis tersebut akhirnya gagal.

Jika ternyata bisnis Anda berhasil, itu bukan karena Anda jenius dan kreatif atau karena keajaiban dari teknologi yang membuat uang muncul dari komputer secara tiba-tiba.

Itu terjadi karena kerja keras, pemikiran yang sehat dan masih waras serta keterampilan.

Khusus mengenai keterampilan. Mari kita membahas bahas hal tersebut selanjutnya …

Pelajaran # 2: Menjadi pintar tidaklah cukup.

Kita sudah sering mendengar kisah Internet Entrepreneur.

Sekumpulan pemuda cerdas melihat peluang yang tidak dilakukan orang lain, bekerja siang dan malam untuk menciptakan produk inovatif, dan kemudian menjadi orang kaya yang tajir melintir. Dengan kata lain, kita bisa buat rumus seperti ini:

Pintar + peluang + kerja keras = sukses.

Cerita yang indah. Seperti kebanyakan cerita, sebagian besar benar, tetapi ada bebrapa hal penting yang hilang.

Untuk menghasilkan uang secara online, Anda memang harus pintar, Anda perlu menemukan peluang, dan Anda harus bekerja keras.

Semua syarat itu benar-benar harus.

Namun, ada satu syarat tambahan yang tidak dikatakan kepada Anda, syarat yang sama pentingnya dengan semua kombinasi lainnya:

Ketrampilan (skil). Jika kita mau memodifikasi rumusnya, maka akan jadi seperti ini :

(Pintar + peluang + kerja keras) X Keterampilan = Sukses.

Dan inilah bagian yang sangat sulit :

Keterampilan khusus yang Anda butuhkan berubah tergantung pada peluang. Jika Anda ingin memulai bisnis desain grafis, Anda harus memiliki keahlian desain grafis yang sangat-sangat bagus.

Jika Anda ingin membuat media social baru melawan Facebook, Anda harus menjadi programmer yang luar biasa jenius.

Lebih tepatnya, keterampilan Anda harus lebih baik agar dapat mengejar peluang yang juga dikejar oleh orang-orang cerdas dan pekerja keras lainnya.

Dengan kata lain, Anda harus menjadi elit.

Kalau mau digambarkan dengan angka, maka Anda harus berada di 1 % teratas dari semua orang di dunia dengan keahlian Anda.

Woww…terdengar menyeramkan, tapi sebenarnya tidak seseram itu. Karena faktanya kebanyakan orang tidaklah benar-benar sempurna keahliannya dan banyak juga melakukan kesalahan.

Jika Anda memiliki setidaknya sedikit bakat alami untuk sebuah keterampilan, itu sudah cukup.  Anda mungkin bisa menjadi anggota 1 % teratas dengan beberapa tahun kerja keras, rajin dan belajar.

Begini caranya …

Pelajaran # 3: Pendidikan adalah segalanya.

Mitos yang beredar di dunia bisnis online adalah, para entrepreneurs menolak pendidikan. Steve Jobs, Mark Zuckerberg, dan Bill Gates putus sekolah.

Seorang tech Billioner, Peter Thiel membayar entrepreneurs $ 100.000 untuk tidak kuliah.

Kedengarannya seperti “anti-pendidikan”.

Benarkah ?

Jika Anda melihat sedikit lebih dalam, Anda akan menemukan bahwa sebagian besar entrepenurs adalah orang yang percaya akan pendidikan, tetapi mereka juga percaya bahwa sistem pendidikan tertentu, seperti universitas memiliki kekurangan.

Mereka lebih mendukung model pembelajaran yang lebih eksperimental (percobaan) di mana siswa mengajukan asumsi mereka, mengajukan hipotesis, dan kemudian melanjutkan untuk menguji hipotesis itu, tidak hanya untuk belajar tetapi juga mengasah keterampilan mereka di dunia nyata.

Dengan kata lain, entrepreneurs belajar untuk mengajari diri mereka sendiri. Bukan hanya dengan membaca buku, tidak hanya dengan mendengarkan guru, tetapi dengan mengamati dunia di sekitar mereka, berpikir tentang apa yang mereka lihat, dan kemudian menterjemahkannya bagi mereka sendiri. Mereka tidak bergantung pada siapa pun untuk “menjelaskannya” bagi mereka.

Mereka mengetahuinya sendiri.

Dan bukan hanya gaya belajar. Dalam banyak hal, mereka seperti itu.

Misalnya tentang cara menghasilkan uang dari internet, tidak ada sekolah atau buku yang akan mengajarkan Anda segalanya tentang mencari uang dari Internet.

Karena internet berkembang dengan sangat cepat.

Pada saat seseorang membuat buku atau kursus tentang bisnis online, dengan cepat materinya akan usang dan ketinggalan zaman. Lihat saja kursus-kursus SEO yang beredar di Internet, belum berapa lama tekniknya sudah usang dan ngak berlaku lagi.

Tapi itu tidak berlaku bagi yang namanya keahlian/keterampilan.

Kebanyakan keahlian yang dibutuhkan untuk membangun sebuah bisnis online tidak banyak berubah atau gampang untuk diubah.

Contohnya, jika Anda memiliki keahlian satu bahasa pemprograman, maka Anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang lain, karena saling berkaitan.

Keahlian copywriting, marketing, negosiasi, tidak banyak berubah bahkan selama berabad-abad yang lalu.

Jadi, akan sangat berguna jika Anda belajar bagaimana caranya menulis iklan dan Anda akan sangat cepat mahir jika memiliki guru yang bisa mengajarkan atau mengkritik iklan Anda.

Keterampilan berikut ini selalu diminati dan memiliki nilai jangka panjang:

  • Copywriting
  • Desain grafis
  • Pemrograman
  • Pembuatan konten
  • Promosi konten
  • Otomatisasi pemasaran
  • Public speaking
  • Pengelolaan iklan
  • Manajemen media sosial (salah satu prduk mbah wp nih) J
  • Manajemen proyek

Jika Anda memiliki keahlian elit dalam salah satu atau lebih dari bidang di atas. Maka Anda dapat menghasilkan uang secara online dalam jangka waktu yang panjang.

Pelajaran # 4. Anda sebenarnya tidak menginginkan kebebasan.

Biar saya tebak…

Anda menyukai ide  membangun passive income dimana uang mengalir ke rekening bank Anda tanpa batas meskipun Anda sedang tidur-tiduran ?

Dalam pikiran kebanyakan orang Passive Income = Kebebasan.

Kerja santai cuma koloran, jalan-jalan sepanjang waktu, bebas mau kerja di mana saja.

Kabar baiknya adalah :

Passive income itu benar ada.

Tapi butuh waktu lama untuk membangunnya.

Tidak seperti apa yang didegung-dengungkan orang-orang yang mengaku “pakar internet marketing”.

Butuh waktu untuk membangunnya, dan ini adalah lima tahap proses untuk membangunnya:

  1. Pelajari keterampilan yang berharga/bernilai. Kita sudah membahas yang satu ini dalam beberapa materi terakhir. Saya sarankan memilih salah satu dari sepuluh keterampilan diatas dan mengambil kursus online.
  2. Berlatihlah sampai Anda menjadi elit. Sekali lagi, Anda berkompetisi melawan semua orang di dunia, jadi sangat penting supaya Anda berada di atas 1%. Kabar buruknya adalah, Anda mungkin akan memulai di 10% terbawah dan berupaya naik, biasanya dengan bekerja sebagai karyawan atau freelancer.
  3. Mulai bisnis Anda sendiri. Setelah Anda memliki keterampilan elit, Anda mungkin akan menemukan banyak peluang yang tak tertahankan. Anda mungkin akan membutuhkan beberapa tahun atau bahkan beberapa dekade untuk menjadi pengusaha yang sukses.
  4. Gantikan diri Anda. Pendapatan pasif adalah hasil dari mengubah apa yang harusnya Anda lakukan, menjadi berjalan otomatis tanpa Anda. Mungkin seorang karyawan bisa menggantikan Anda, atau bisa juga pakai software.
  5. Sempurnakan mesin. Kabar buruk tentang passive income adalah hampir tidak pernah 100 % Ya, Anda tetap harus meluangkan waktu untuk aktif memperhatikan system yang sudah Anda bangun.

Mari kita perjelas lagi:

Anda tidak akan menerima passive income apa pun hingga langkah terakhir. Dari perjalanan bisnis yang pernah saya jalani, saya tidak pernah melihat ada yang dapat melakukan langkah tersebut dalam waktu kurang dari lima tahun, dan biasanya membutuhkan kerja team (paling sedikit 10+ orang).

Wowww kedengarannya sulit juga ya, tetapi inilah kabar baiknya:

Sebenarnya, Anda tidak benar-benar menginginkan kebebasan total. Sebenarnya Anda inginkan adalah fleksibilitas, dan itu jauh lebih mudah dicapai.

Apa bedanya?

Nah, kebebasan berarti Anda bisa bangun setiap pagi dan melakukan apa pun yang Anda inginkan.

Bermain bola, pergi berselancar, jalan-jalan ke Raja Ampat, atau tetap di tempat tidur sepanjang hari.

Anda memegang kendali penuh atas setiap aspek kehidupan Anda.

Fleksibilitas, ada di sisi lain, memberi Anda sebagian kontrol. Anda masih harus bekerja, tetapi Anda bisa memutuskan kapan dan di mana.

Misalnya, mungkin Anda membawa keluarga Anda ke pulau komodo selama enam minggu, bekerja setiap pagi dan sore hari di laptop Anda, dan kemudian jalan-jalan sepanjang sisa hari itu.

Masih terdengar bagus, kan? Dan kabar baiknya adalah, dibutuhkan waktu dan usaha yang jauh lebih sedikit untuk jadi seperti itu. Mungkin 6-12 bulan.

Berikut ini caranya: ikuti beberapa kursus online tentang keterampilan apa pun yang saya sarankan, berikan sedikit pekerjaan gratis untuk teman dan keluarga sebagai cara membangun portofolio Anda, lalu ajukan pekerjaan online yang membutuhkan keterampilan itu.

Sebagai pemula, Anda mungkin tidak menghasilkan banyak uang, tetapi ketika keterampilan Anda bertumbuh, demikian pula penghasilan Anda, dan pada akhirnya Anda tidak akan kesulitan mengganti pekerjaan harian Anda.

Inilah Cara Memulai Membuat Uang Secara Online

Oke, kita sudah membahas banyak hal sebelumnya.

Pola pikir, keterampilan, passive income, cara mendapatkan fleksibilitas yang Anda inginkan untuk hidup seperti yang Anda inginkan. Semoga semuanya mulai lebih masuk akal.

Tapi kemungkinan besar, Anda bertanya-tanya apa yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Haruskah Anda membuat kursus online? Mulai sebuah blog? Mencari tempat kursus online untuk belajar dan berkembang ?

Ada banyak pilihan, dan Anda bebas untuk memilih mulai dari mana. Setiap orang memiliki jalan yang berbeda-beda.

Tetapi inilah yang saya sarankan:

  1. Cari tahu keterampilan apa yang menjadi bakat alami Anda. Lihat peluang satu atau dua keterampilan yang tercantum diatas, cari yang menurut Anda lebih mudah dan berguna bagi banyak orang.
  2. Anda juga boleh ikut beberapa kursus online, gratis boleh yang berbayar juga boleh (tapi pastikan bukan abal-abal)
  3. Mulai melamar menjadi Anda mungkin ditolak pada awalnya, tetapi pada akhirnya, seseorang akan menggunakan jasa Anda.

Dari sana, Anda dapat meningkatkan level. Mungkin Anda akan memulai bisnis sendiri dan memiliki karyawan juga kantor, atau mungkin Anda tetap menjadi freelancer dengan bayaran yang tinggi.

Tidak ada jalan yang benar atau salah.

Ini hanya dua cara hidup yang berbeda.

Apa garis besarnya ?

Menghasilkan uang secara online bukanlah dongeng.

Anda bisa melakukannya. Anda hanya harus pintar dalam bidang tersebut dan memiliki harapan yang realistis dan waras.

Semoga berhasil!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.